2 Pekerja Bandara Frankfurt Meninggal Akibat Nyamuk Malaria Masuk Pesawat

Sedang Trending 14 jam yang lalu
2 Pekerja Bandara Frankfurt Meninggal Akibat Nyamuk Malaria Masuk Pesawat Ilustrasi(AFP)

DUA pekerja di Bandara Frankfurt, Jerman, meninggal bumi setelah terserang malaria dalam sebuah kasus pandemi langka. Otoritas kesehatan masyarakat meyakini nyamuk pembawa jangkitan parasit tersebut tiba di airport tersibuk di Jerman itu melalui penerbangan pesawat.

Pengelola bandara, Fraport, berbareng pejabat kesehatan mengonfirmasi total ada enam pekerja laki-laki di beragam bagian pekerjaan dan area airport nan terinfeksi sejak pandemi ini pertama kali terdeteksi pada Juli lalu.

"Kami telah memberikan info komprehensif kepada seluruh tenaga kerja dan mendorong mereka untuk berkonsultasi dengan master jika mengalami indikasi apa pun," ujar ahli bicara Fraport.

Otoritas Kesehatan Masyarakat Frankfurt sekarang tengah melakukan penyelidikan mendalam mengenai kejadian tersebut. Pihak berkuasa mengambil sampel darah para korban untuk memastikan apakah jangkitan ditularkan oleh satu ekor nyamuk alias beberapa nyamuk berbeda. Sejumlah perangkap nyamuk juga telah dipasang di area airport untuk menangkap sampel nan bakal dianalisis di laboratorium guna menentukan jenis dan asal muasalnya. Hasil pengetesan laboratorium diperkirakan baru keluar dalam beberapa pekan ke depan.

Meski demikian, pejabat kesehatan menegaskan masyarakat umum tidak perlu panik.

"Bagi penduduk Frankfurt, risikonya dinilai sangat, sangat rendah. Penyakit ini tidak ditularkan dari manusia ke manusia, melainkan selalu ditularkan oleh nyamuk," tulis otoritas kesehatan Frankfurt melalui surat resmi kepada media.

Lembaga kontrol penyakit federal Jerman, Robert Koch Institute, melaporkan kasus malaria di Jerman nyaris seluruhnya terjadi pada pelaku perjalanan jarak jauh nan terinfeksi di wilayah endemik. Kasus penularan malaria nan terjadi secara lokal di dalam lingkungan airport Jerman tergolong sangat langka, dengan kasus terakhir tercatat pada 2023 nan juga terjadi di Bandara Frankfurt.

Lembaga tersebut mengingatkan tidak adanya riwayat perjalanan luar negeri dari para pekerja dapat memicu keterlambatan diagnosis, nan pada akhirnya meningkatkan akibat keparahan penyakit.

Malaria sendiri merupakan penyakit jangkitan parasit nan disebarkan melalui gigitan nyamuk jenis tertentu dan banyak ditemukan di negara-negara tropis. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit ini sejatinya dapat dicegah dan disembuhkan, serta tidak menular antarmanusia, meskipun gejalanya bisa berkembang dari tingkat ringan hingga menakut-nakuti jiwa. (BBc/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia