ilustrasi(Antara)
Polda Metro Jaya melalui Tim Pemburu Begal sukses menangkap 16 pelaku kejahatan jalanan dalam operasi selama tiga hari berturut-turut di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Iman Imanuddin mengatakan pembentukan tim tersebut dilakukan untuk merespons keresahan masyarakat mengenai maraknya tindakan pemalak nan viral di media sosial.
“Selama tiga hari berturut-turut, kami terus melakukan upaya bersama-sama dengan masyarakat,” ujar Iman, Rabu.
Ia menjelaskan, pada hari pertama polisi menangkap delapan pelaku, disusul dua pelaku pada hari kedua, dan enam pelaku lainnya pada hari ketiga operasi. Salah satu kasus nan sukses diungkap adalah pembegalan telepon genggam milik seorang anak di area Ciputat saat korban merekam video bus.
Dalam penangkapan terbaru, polisi juga menyita sejumlah peralatan bukti, termasuk senjata api nan diduga digunakan pelaku untuk menakut-nakuti korban. Menurut Iman, sebagian pelaku merupakan jaringan berbeda, sementara sebagian lainnya hasil pengembangan dari tersangka nan sebelumnya telah ditangkap.
Polisi juga menemukan motif ekonomi dan penyalahgunaan narkotika di kembali tindakan para pelaku.
“Sebagian dari mereka setelah dilakukan tes urine hasilnya positif mengandung amfetamin,” katanya.
Polda Metro Jaya turut mengapresiasi support kamera pengawas (CCTV) terintegrasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta nan membantu mempercepat identifikasi pelaku. Selain itu, laporan sigap masyarakat melalui media sosial dan keaktifan penduduk di pos keamanan lingkungan disebut menjadi aspek krusial dalam pengungkapan kasus. Para tersangka dijerat dengan pasal mengenai pencurian dengan kekerasan serta kepemilikan senjata api terlarangan dengan ancaman balasan maksimal 15 tahun penjara. (Ant/E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·