Mau Salat, Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Bersenjata Golok

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Seorang lansia berjulukan Hartanti (61) menjadi korban pencurian dengan pemberatan di rumahnya Kampung Pisangan, Jalan Makmur RT 01/RW 04, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (2/8/2026). Korban diduga dirampok tetangganya setelah diancam menggunakan golok.

Kapolsek Cakung, AKP Andre Tri Putra mengatakan, peristiwa itu bermulai ketika Hartati bersiap melaksanakan salat di rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, korban mendengar seseorang masuk ke dalam rumah. Dia sempat mengira orang tersebut adalah anaknya. Namun rupanya nan masuk rupanya tetangga korban berjulukan Marhum.

"Kemudian pelaku menakut-nakuti korban dengan menggunakan senjata tajam jenis golok dan korban tidak boleh berteriak, selanjutnya pelaku melakban mulut, kedua tangan dan kaki korban. Pelaku sempat melucuti korban mengambil barang-barang korban," kata Andre.

Barang korban digasak pelaku berupa duit tunai sekitar Rp 600 ribu, sepasang anting emas seberat sekitar 1 gram, serta satu unit telepon seluler Samsung A07.

Setelah menguasai barang-barang korban, pelaku meninggalkan rumah dan melarikan diri. Korban kemudian berupaya melepaskan lakban mengikat tubuhnya sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT.

Lalu pada pukuk 14.00 WIB, Andre menyebut bahwa korban mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi tetap terlakban.

"Sekira pukul 14.00 WIB, korban datang ke Polsek Cakung dengan kondisi wajah tetap terlakban dan mengaku menjadi korban pencurian,” kata dia.

Berdasarkan keterangan korban, kepolisian kemudian bergerak menuju rumah terduga pelaku tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

“Pelaku sukses diamankan dan peralatan bukti hasil kejahatan selanjutnya dibawa ke Polsek Cakung,” jelas Andre.

Menurutnya, motif pelaku melakukan tindakan tersebut lantaran aspek ekonomi ialah merampas kekayaan korban. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita