16 Ormas Islam Setuju Indonesia Gabung Board of Peace untuk Kemerdekaan Palestina

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |08:42 WIB

16 Ormas Islam Setuju Indonesia Gabung Board of Peace untuk Kemerdekaan Palestina

Ormas Islam setuju Indonesia gabung Board of Peace (Foto: Binti M/Okezone)

JAKARTA – Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam berbareng sejumlah ketua pondok pesantren dari Jawa Timur dan Jawa Barat menyatakan sepakat mendukung langkah strategis pemerintah dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), usai mengikuti pertemuan tertutup dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.

Gus Yahya menjelaskan pertemuan tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai upaya Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, terdapat tiga tataran kesepakatan nan dicapai antara para tokoh Islam dan pemerintah.

“Pada tataran nilai saya kira semuanya sepakat bahwa menolak penjajahan, memperjuangkan kemerdekaan untuk semua bangsa adalah petunjuk proklamasi. Pada tataran prinsip semuanya sepakat bahwa Indonesia kudu membantu, membela, memperjuangkan Palestina sampai merdeka,” ujar Gus Yahya, dikutip Rabu (4/2/2026).

Salah satu poin krusial nan dibahas adalah keterlibatan Indonesia dalam inisiatif internasional nan diinisiasi Amerika Serikat, ialah Board of Peace alias Dewan Perdamaian. Gus Yahya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan penjelasan ekstensif mengenai pertimbangan realistis agar Indonesia bisa berkedudukan lebih konkret dan berakibat nyata.

“Termasuk dengan mengikuti alias berperan-serta di dalam inisiatif nan dibuat oleh Amerika, ialah Board of Peace ini dengan diiringi konsolidasi di antara negara-negara Islam dan negara-negara Timur Tengah nan juga berperan-serta di dalam Board of Peace tersebut,” ujarnya.

Keterlibatan ini, ujar Gus Yahya, bermaksud agar langkah-langkah nan diambil di dalam majelis tersebut menjadi aktivitas nan terkonsolidasi. Motivasi utamanya tetap sama, memihak dan membantu rakyat Palestina, baik nan berada di Jalur Gaza maupun nan di Tepi Barat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com