120 Terminal BBM Sudah Salurkan BBM Baru RI B50

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis biosolar dengan campuran biodiesel 50% alias B50 terus diperluas. Saat ini, sebanyak 120 dari total 121 terminal BBM Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan biosolar B50.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, penerapan B50 dilakukan setelah pemerintah menetapkan campuran biodiesel 50% sebagai tanggungjawab untuk produk biosolar.

"Sejak ditetapkannya B50 sebagai mandatory untuk produk biosolar, saat ini dari 121 terminal BBM PT Pertamina Patra Niaga sudah 120 terminal menyalurkan biosolar B50," ujar Mars Ega saat Rapat Dengar Pendapat berbareng Komisi XII DPR RI, Selasa (8/9/2026).

Dengan demikian, tetap terdapat satu terminal nan belum menyalurkan biosolar B50, ialah Terminal BBM Sintang. Adapun, belum tersalurnya B50 di Terminal Sintang disebabkan hambatan cuaca, khususnya kondisi musim tandus nan menyebabkan debit air di sejumlah sungai menyusut.

"Ini lantaran ada aspek cuaca di mana kami tetap ada kesulitan untuk masuk alur sungai di terminal Sintang lantaran aspek hambatan musim tandus sehingga beberapa sungai ini mengalami penyusutan," kata dia.

Lebih lanjut, Mars Ega menjelaskan bahwa pengedaran B50 dilakukan melalui dua mekanisme. Sebanyak 40 terminal menerima FAME untuk kemudian dicampurkan menjadi biosolar B50, sementara terminal lainnya menerima produk nan sudah dalam corak campuran biosolar B50.

"Kami selaku badan upaya nan menyalurkan BBM maupun LPG, sampai dengan saat ini respon dari masyarakat untuk B50 secara umum baik itu dari sisi kualitas maupun dari sisi jumlah itu melangkah dengan baik," ujarnya.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News