12 Bahaya Sering Konsumsi Kerang Hijau

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
12 Bahaya Sering Konsumsi Kerang Hijau Berikut Bahaya Sering Konsumsi Kerang Hijau(magnific)

KERANG hijau adalah sejenis kerang laut nan mempunyai nama ilmiah Perna viridis. Kerang ini banyak ditemukan di perairan tropis dan subtropis, termasuk di Indonesia, serta menjadi salah satu makanan laut nan terkenal lantaran rasanya nan lezat dan kandungan gizinya nan tinggi.

Jika dikonsumsi terlalu sering, dalam jumlah berlebihan, alias berasal dari perairan nan tercemar, kerang hijau dapat menimbulkan beberapa akibat kesehatan.

1. Paparan Logam Berat

Kerang hijau merupakan hewan penyaring nan dapat mengakumulasi logam berat seperti merkuri, timbal, dan kadmium dari perairan nan tercemar.

2. Keracunan Makanan

Kerang nan tidak dimasak hingga matang sempurna dapat mengandung kuman alias virus penyebab keracunan makanan.

3. Risiko Infeksi Bakteri

Kerang mentah alias kurang matang dapat membawa kuman rawan nan menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Reaksi Alergi

Sebagian orang mempunyai alergi terhadap kerang dan makanan laut lainnya, nan dapat menimbulkan gatal, ruam, hingga reaksi alergi serius.

5. Gangguan Pencernaan

Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan perut kembung, mual, alias diare pada beberapa orang.

6. Kelebihan Kolesterol

Kerang mengandung kolesterol. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama berbareng makanan tinggi lemak, dapat meningkatkan asupan kolesterol harian.

7. Paparan Racun Laut

Kerang dari perairan tertentu dapat mengandung biotoksin nan dihasilkan oleh alga berbahaya.

8. Membebani Ginjal

Kandungan mineral dan protein nan tinggi dapat menjadi pertimbangan bagi orang dengan gangguan ginjal tertentu nan kudu membatasi asupan protein.

9. Risiko Asam Urat

Kerang mengandung purin nan dapat meningkatkan kadar masam urat pada sebagian orang nan rentan.

10. Kontaminasi Mikroplastik

Kerang dapat mengandung partikel mikroplastik dari lingkungan laut nan tercemar.

11. Risiko pada Ibu Hamil

Kerang nan tidak dimasak dengan baik dapat meningkatkan akibat jangkitan nan rawan bagi ibu mengandung dan janin.

12. Ketidakseimbangan Pola Makan

Terlalu sering mengonsumsi satu jenis makanan dapat mengurangi ragam nutrisi nan diperoleh dari sumber pangan lainnya.

Kerang hijau dapat menjadi sumber nutrisi nan baik, tetapi konsumsi nan terlalu sering alias berasal dari perairan tercemar dapat meningkatkan akibat paparan logam berat, keracunan makanan, alergi, dan gangguan kesehatan lainnya. (Z-4)

Sumber: alodokter, halodoc

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑