Binti Mufarida
, Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2026 |14:57 WIB

12.880 Personel Gabungan Dikerahkan Tangani Karhutla (foto: dok ist)
JAKARTA - Pemerintah memperkuat operasi terpadu penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantan, khususnya di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Penanganan karhutla melibatkan Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pelaku usaha, relawan, dan masyarakat.
"Operasi terpadu pengendalian kebakaran rimba dan lahan di Kalimantan terus diperkuat melalui kerjasama lintas sektor, dengan penanganan nan disesuaikan berasas perkembangan kondisi di lapangan,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).
Sedikitnya 12.880 personel campuran dikerahkan di tiga provinsi prioritas. Rinciannya, 1.410 personel bekerja di Kalimantan Barat, 10.700 personel di Kalimantan Tengah, dan 770 personel di Kalimantan Selatan.
Para personel melakukan pemantauan titik panas alias hotspot, patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, hingga pemadaman darat. Operasi juga mencakup pembasahan dan pendinginan area, penyekatan letak terbakar, serta penjagaan di wilayah rawan untuk mencegah api kembali muncul.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·