114 Korban Ditemukan, Kemenhub Fokus Cari 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 yang masih Hilang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
114 Korban Ditemukan, Kemenhub Fokus Cari 129 Penumpang KMP Virgo Transport 8 nan tetap Hilang Ilustrasi(Dok Kemenhub )

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus memberikan support dalam penanganan kejadian KMP Virgo Transport 8, mulai dari mendukung proses pencarian dan pemantauan hingga penanganan korban dan family pascakejadian.

Hingga saat ini, sebanyak 114 orang dari total 243 orang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 6 orang meninggal dunia, sementara 129 orang lainnya tetap dalam proses pencarian.

Dari 114 orang nan telah ditemukan, sebanyak 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia. Sebanyak 22 korban selamat nan sebelumnya berada di KM Cahaya Bahari telah dievakuasi menggunakan KRI Nala-363 dan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Untuk mendukung upaya pencarian, Ditjen Perhubungan Laut telah menerbitkan dan menyiarkan Notice to Mariners (NTM) kepada kapal-kapal nan berlayar di sekitar wilayah operasi. Melalui pemberitahuan tersebut, kapal nan berada alias melintas di sekitar letak diminta meningkatkan kewaspadaan dan turut membantu melakukan penyisiran.

Apabila menemukan korban alias info terkait, kapal diminta segera melaporkannya kepada KSOP, Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai (SROP), alias pihak mengenai lainnya. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan seluruh support tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan membantu proses pencarian korban nan hingga saat ini tetap berlangsung.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur mengenai dan mengoptimalkan support nan dimiliki Ditjen Perhubungan Laut untuk membantu proses pencarian. Keselamatan seluruh unsur nan terlibat tetap menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan operasi,” ucap Masyhud dikutip dari siaran pers nan diterima, Selasa (15/9).

Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut terus melakukan pemantauan dan komunikasi melalui VTS dan SROP. Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit juga dikerahkan sebagai relay komunikasi radio antara kapal-kapal di letak operasi dengan SROP, mengingat jarak letak menyebabkan sebagian kapal tidak dapat melakukan transmisi radio secara langsung.

“Dukungan komunikasi dan pemantauan terus kami optimalkan agar koordinasi dan pertukaran info antara kapal-kapal di letak dengan petugas di darat dapat melangkah dengan baik selama proses pencarian berlangsung,” jelas Masyhud.

Dalam penanganan korban dan family pascakejadian, Kemenhub turut mendampingi PT Jasa Raharja dalam penyerahan santunan kepada mahir waris korban meninggal bumi dalam kejadian KMP Virgo Transport 8 nan mengalami kecelakaan saat berlayar pada rute Surabaya–Banjarmasin.

Masyhud menegaskan bahwa Ditjen Perhubungan Laut bakal terus memantau perkembangan penanganan kejadian KMP Virgo Transport 8 serta menyesuaikan support dengan kebutuhan di lapangan, baik dalam mendukung proses pencarian maupun penanganan korban dan keluarga.

“Fokus kami saat ini adalah mendukung upaya pencarian terhadap korban nan tetap belum ditemukan sekaligus memastikan penanganan terhadap korban dan family dapat melangkah dengan baik. Kementerian Perhubungan bakal terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait,” tutup Masyhud. (E-4) 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia