Menurutnya, tindakan meminum oli dengan dalih untuk meningkatkan stamina, kemudian membagikannya di media sosial, merupakan perihal nan keliru. Selain membahayakan kesehatan, konten tersebut juga berpotensi ditiru oleh orang lain.
Ia menambahkan, meskipun efeknya tidak selalu dirasakan secara langsung, konsumsi oli tetap rawan dan dapat menimbulkan akibat jangka panjang bagi tubuh.
"Karena viral jangan sampai ini menjadi pembelajaran nan jelek bahwa minum oli itu boleh. Apalagi, jika misalnya dianggap bisa meningkatkan stamina dan jika itu ditonton, kemudian diikuti oleh orang, ini berbahaya," tuturnya menekankan.
Lebih lanjut, dalam aliran kepercayaan tidak dianjurkan mengonsumsi sesuatu nan lebih banyak mudaratnya, termasuk membikin alias menyebarkan konten nan berakibat negatif.
"Jadi rawan bagi nan memberikan contoh. Berbahaya juga nan memviralkan. Saya selaku pengurus MUI Sulsel menyampaikan bahwa ini tidak layak untuk dijadikan contoh. Karena itu, sebaiknya nan memberikan contoh dalam video itu segera mengklarifikasi," ujar Muammar.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·