Jaecoo J5 EV jadi salah satu mobil terlaris di Indonesia periode Maret 2026, sekaligus menduduki ranking satu penjualan mobil listrik di Tanah Air.
Kendati demikian, Jaecoo tetap enggan untuk membawa jenis elektrifikasi lain dari J5. Padahal, model berpenggerak hybrid sudah tersedia di untuk jenis global.
Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma mengungkap argumen spesifik kenapa Jaecoo belum menambah jenis dari J5. Menurutnya, nilai bensin jadi aspek nan cukup kuat.
”Chery Group adalah perusahaan nan sangat kuat, kita mempunyai banyak pilihan produk nan bisa dipilih,” ungkap Jim saat dijumpai di Jakarta, Sabtu (11/4).
“Namun, saya pikir sekarang semuanya mengalami masalah mengenai nilai bahan bakar (gasoline). Bukan hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia, jadi saya pikir kita konsentrasi pada BEV,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tak menutup kemungkinan untuk memasarkan jenis penggerak lain pada lini produk Jaecoo di pasar Indonesia.
“Jadi di masa depan, baik BEV alias PHEV bakal menjadi produk sasaran kita di pasar Indonesia. Kalau saya sebutkan, BEV bakal menjadi lebih krusial dari nan lain,” tegasnya.
Jadi mobil listrik terlaris
Pada periode Maret 2026, penjualan wholesales (distribusi pabrik ke diler) Jaecoo J5 EV sukses menduduki ranking tertinggi, dengan torehan 2.959 unit.
Angka tersebut naik tipis dari bulan sebelumnya nan mencatatkan jumlah 2.926 unit. Bulan ketiga 2026 ini, J5 sukses mengungguli BYD M6, Geely EX2, dan BYD Atto 1.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·