Tak Cuma UI, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB Juga Tersandung Dugaan Pelecehan Seksual

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Sebagai tindak lanjut, HMT ITB telah berkoordinasi dengan beragam pihak untuk menurunkan konten video dan audio dari kanal resmi mereka, termasuk menghapus unggahan dari akun perseorangan nan terafiliasi. Langkah ini juga mencakup video lama dari tahun 2020 nan kembali beredar.

"Kami melakukan pertimbangan internal secara komprehensif terhadap konten, penyelenggaraan serta pengawasan aktivitas atas lagu mengenai dan lagu nan mengandung unsur serupa, serta meninjau kembali standar dan pedoman aktivitas organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika nan berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat," tulis pernyataan resmi tersebut.

Di sisi lain, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan sikapnya untuk tidak menoleransi segala corak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan bahwa perguruan tinggi wajib menjadi ruang nan aman, inklusif, dan bebas dari beragam corak kekerasan, baik fisik, verbal, psikis, seksual, maupun berbasis digital.

"Perguruan tinggi kudu menjadi ruang nan aman, terhormat dan berintegritas bagi seluruh sivitas akademika. Karena itu, kami menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap segala corak kekerasan di kampus, dalam corak apapun," ucapnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita