Detik-Detik Garda Revolusi Iran Sita 2 Kapal Kontainer di Selat Hormuz

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS

Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS/IRIB)

Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS

Hal ini sejalan dengan apa nan kami dengar dari IRGC sebelumnya, nan mengatakan setiap pelayaran kapal, perahu, alias tanker minyak melalui Selat Hormuz kudu dengan izin dan koordinasi IRGC. (via REUTERS/IRIB)

Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS

Sebelumnya Al Jazeera melaporkan satu kapal ditembak di lepas pantai Iran sementara kapal lainnya mengalami kerusakan setelah diserang di lepas pantai Oman. (via REUTERS/IRIB)

Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS

IRGC mengeluarkan pernyataan ini dan mengatakan dua kapal nan melanggar telah disita. Ini sangat sesuai dengan strategi sebelumnya dari pihak Iran mengenai niatnya memberlakukan kontrol dan otoritas atas pelayaran kapal di Selat Hormuz. (via REUTERS/IRIB)

Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS

Langkah Iran memperketat jalur ini berakibat besar. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur sekitar seperlima pasokan minyak dan gas bumi setiap hari. Dalam kondisi normal, sekitar 130 kapal melintas keluar-masuk Teluk setiap hari, namun sekarang jumlahnya menyusut drastis menjadi hanya segelintir kapal. (via REUTERS/IRIB)

Angkatan Laut IRGC beraksi di Selat Hormuz, Rabu (22/4/2026). IRGC telah menyita dua kapal dan memindahkannya ke pantai Iran, Mereka menyatakan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz dianggap sebagai garis merah bagi Iran. (via REUTERS

Di sisi lain, AS juga telah memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran setelah beberapa pekan konflik. Dengan pembicaraan tenteram nan saat ini terhenti, masa depan pelayaran di jalur vital ini tetap penuh ketidakpastian. (via REUTERS/IRIB)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News