Survei Cyrus: Mayoritas Warga Puas Pelayanan Mudik Lebaran 2026

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Penumpang melangkah saat tiba di Stasiun Gambir, Jakarta. Foto: KAI

Lembaga survei Cyrus Network mengumumkan survei terbaru dengan tema 'Evaluasi dan Opini Publik Terkait Mudik Lebaran dan Isu Aktual Lain' pada Selasa (14/4).

Terkait mudik lebaran, terungkap dari survei ini bahwa kebanyakan penduduk puas dengan pelayanan pemerintah selama mudik 2026.

"84,5 persen menilai kualitas pelayanan perjalanan mudik lebaran baik. Terdiri dari 79 persen menilai baik dan 5,5 persen menilai sangat baik," kata Peneliti Ahli Cyrus Network, Syahril Ilhami.

Syahril menjelaskan, kepuasan mudik dan kembali tinggi lantaran beberapa kebijakan pemerintah. Mulai dari adanya rekayasa lampau lintas nan bikin jalan lancar, kesiapan rest area, hingga kebijakan WFA.

laporan survei nasional Cyrusnetwork April 2026. Foto: Dok. Cyrusnetwork

Sementara pelayanan arus balik, kebanyakan penduduk juga sangat puas. Persentasenya mencapai 85,2 persen dengan rincian 80,4 persen menilai baik dan 4,8 persen menilai sangat baik.

Cyrus Network juga menyurvei kementerian/lembaga nan terlibat arus mudik. Hasilnya, kebanyakan pemudik puas dengan pelayanan PT Kereta Api mencapai 93,2 persen, Kemenhub 91,1 persen, PT ASDP mencapai 91 persen, dan PT Angkasa Pura 90,9 persen.

"Kalau kita lihat, ini sudah sangat baik selaras dengan persepsi publik, sesuai lembaga dan lembaga nan menilai sudah sangat baik," kata Syahril.

laporan survei nasional Cyrusnetwork April 2026. Foto: Dok. Cyrusnetwork

Pelayanan Mudik 2026 Jauh Lebih Baik dari 2025

Jika dibandingkan dengan mudik 2025, kebanyakan responden menilai mudik 2026 jauh lebih baik. Persentasenya mencapai 85,5 persen.

Sedangkan provinsi nan menjadi tujuan mudik, Jawa Barat menempati urutan teratas dengan 24,0 persen, disusul Jawa Tengah 19,1 persen, dan Jawa Timur 18,3 persen.

Terkait transportasi nan digunakan pemudik, kebanyakan penduduk rupanya tetap banyak nan menggunakan sepeda motor. Persentasenya mencapai 55,9 persen.

Sementara mudik menggunakan mobil sebanyak 26,7 persen dan mudik menggunakan bus alias pikulan umum mencapai 17,4 persen.

Foto udara sejumlah kendaraan pemudik antre melintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026). Foto: Makna Zaezar/ANTARA FOTO
Polisi mengatur arus lampau lintas saat puncak arus mudik H-2 Lebaran di Jalan Gentong Bawah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). Foto: Adeng Bustomi/ANTARA FOTO

Metode Survei

Survei Cyrus Network ini dilakukan pada 1-5 April 2026. Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dan diwawancarai lewat tatap muka (face to face)

Responden adalah masyarakat Indonesia nan berumur minimal 17 tahun alias sudah menikah. Proporsi responden laki-laki dan wanita sebesar 50% banding 50%. Jumlah responden sebanyak 1.260 orang nan tersebar secara proporsional pada 126 desa/kelurahan terpilih di 38 provinsi.

Kontrol kualitas dilakukan untuk menjaga kecermatan dan reliabilitas info nan diperoleh. Tingkat kepercayaan (significant level) survei ini adalah 95% dengan margin of error sebesar +/- 2,82%.

Pengecekan ulang dilakukan sebanyak 40% dari total responden oleh supervisor dan koordinator lapangan. Seluruh kuesioner diperiksa kesesuaiannya antara metode pengisian kuesioner dengan SOP.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan