Setahun Mengaspal, DENZA D9 Buktikan Kenyamanan Lewat Pengalaman Pengguna

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Benny pengguna Denza D9. Foto: Benny

DENZA D9 telah menunjukkan eksistensinya nan kuat di segmen high MPV listrik Tanah Air setelah memulai debutnya pada Januari 2025. Di Tanah Air, model ini apalagi telah mencatatkan penjualan lebih dari 8.000 unit, sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain baru nan cukup diperhitungkan di kelas EV premium.

Kehadiran DENZA D9 sejak awal memang tidak hanya diposisikan sebagai kendaraan listrik biasa. Pabrikan merancangnya sebagai sebuah pengalaman mobilitas premium, dengan pendekatan menyeluruh mulai dari desain, teknologi, hingga kenyamanan kabin.

Dari sisi tampilan, mobil ini mengusung kreasi elegan dengan garis bodi unik serta identitas visual nan kuat. Sentuhan seperti panoramic roof luas hingga komponen pencahayaan modern turut memperkuat kesan mewah sekaligus fungsional untuk penggunaan harian.

Benny pengguna Denza D9. Foto: Benny

Masuk ke dalam kabin, DENZA D9 menawarkan kenyamanan nan menjadi salah satu daya tarik utama. Material premium, bangku pijat, hingga beragam fitur penunjang membikin mobil ini tidak hanya berfaedah sebagai perangkat transportasi, tetapi juga ruang rehat berjalan.

Pengalaman tersebut rupanya tidak hanya sebatas klaim di atas kertas. Salah satu pengguna, Benny Tanadi, mengaku telah menggunakan DENZA D9 selama kurang lebih 10 bulan untuk aktivitas sehari-hari.

“Menurut saya sangat nyaman lantaran meski body mobil besar tapi tidak limbung, dan meski melewati jalan sedikit rusak, mobil tetap terasa nyaman lantaran memang suspensi Denza terbilang sangat baik,” ujar Benny kepada kumparan, Minggu, (12/4/2026).

Benny pengguna Denza D9. Foto: Benny

Ia menambahkan, kualitas kabin juga menjadi salah satu perihal nan langsung terasa sejak awal penggunaan. Menurutnya, tingkat kesenyapan di dalam kabin tergolong baik untuk ukuran MPV besar.

“Kabin sudah termasuk senyap dan tidak terdengar banyak bunyi dari luar maupun dari ban nan berputar,” lanjut dia.

Dari sisi fitur, Benny menilai DENZA D9 menawarkan lompatan nan cukup jauh dibandingkan kendaraan nan sebelumnya dia gunakan. Ia menyebut sejumlah fitur modern nan sekarang menjadi standar di mobil tersebut.

Mobil listrik Denza D9. Foto: Dok. kumparan

“Saya memakai brand lain sebelum Denza keluar, menurut saya jauh berbeda dari segi fitur. Denza sudah mempunyai fitur ADAS, kamera 360, layar head unit besar, lemari es mini, dan tetap banyak lagi,” kata Benny.

Dalam penggunaan sehari-hari, mobil ini disebut tetap nyaman digunakan untuk mobilitas perkotaan. Meski kudu menghadapi kemacetan, pengalaman berkendara tetap terasa rileks berkah support fitur hiburan.

“Untuk pemakaian dalam kota menurut saya tetap termasuk cukup baik, meski perjalanan sering macet, tapi bisa dijalani dengan baik sembari mendengarkan lagu dengan audio mewah dari Dynaudio. Biasanya saya melakukan perjalanan sekitar Pantai Indah Kapuk menuju Sudirman,” ujarnya.

Tidak hanya untuk dalam kota, DENZA D9 juga digunakan untuk perjalanan jarak menengah. Benny mengaku pernah menggunakan mobil ini untuk perjalanan luar kota dengan jarak nan cukup signifikan.

Peserta menjajal mobil listrik Denza D9 saat menghadiri kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Paling jauh selama ini saya memakai mobil ini dari PIK menuju Anyer, perjalanan sekitar 150 km,” kata dia.

Soal pengisian daya, dia menilai penggunaan kendaraan listrik ini tetap cukup praktis, terutama untuk penggunaan harian. Pengisian di rumah menjadi pilihan utama selama mobil digunakan di dalam kota.

“Ketika perjalanan hanya dalam kota, saya selalu cas di rumah dan tidak pernah di luar. Ketika saya keluar kota, baru saya melakukan pengecasan di luar. Pengecasan di luar sangat sigap lantaran sudah mensupport fast charging,” jelasnya.

Tampilan Denza D9 saat dipamerkan pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Secara spesifikasi, DENZA D9 dibekali baterai berkapasitas 103 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 600 kilometer. Namun, dia menyebut nomor tersebut tetap berjuntai pada kondisi penggunaan di lapangan.

“Jarak tempuh menurut spesifikasi mobil adalah di 600 km, tetapi semua kembali lagi dari gimana medan apakah menanjak alias macet, dan gimana langkah kita berkendara. Untuk pemakaian saya, menurut sudah cukup dengan baterai 103 kWh dengan jarak tempuh di 500-600 km,” ungkap Benny.

MPV listrik premium Denza D9 di PEVS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Berdasarkan pengalaman tersebut, apa nan ditawarkan DENZA D9 tidak hanya berakhir pada spesifikasi teknis. Kombinasi kenyamanan, teknologi, serta efisiensi mulai dirasakan langsung oleh konsumen dalam penggunaan sehari-hari.

Memasuki tahun keduanya di Indonesia, DENZA D9 tampaknya tidak hanya sukses memenuhi ekspektasi awal, tetapi juga mulai membentuk standar baru di segmen MPV listrik premium. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa transformasi menuju mobilitas listrik sekarang tidak lagi sekadar wacana, melainkan sudah menjadi bagian dari realitas di jalan raya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan