Serangan Israel ke Jalur Gaza menewaskan enam orang, termasuk dua di antaranya anak-anak, pada Selasa (14/4). Hal itu diungkapkan pejabat kesehatan setempat.
Dilansir Reuters, kejadian terbaru ini dinilai menakut-nakuti keberlangsungan gencatan senjata nan dimediasi Amerika Serikat.
Menurut Kementerian Dalam Negeri nan dikelola Hamas, empat orang, termasuk seorang anak kecil, tewas dalam serangan nan menargetkan kendaraan polisi di Gaza City. Seorang polisi termasuk di antara korban tewas, sementara sembilan penduduk sipil lainnya terluka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.
Di wilayah utara Gaza, dekat Jabalia, tembakan Israel menewaskan seorang anak berumur tiga tahun berjulukan Yahya Al-Malahi. Hal itu diungkapkan otoritas kesehatan setempat dan keluarganya.
Militer Israel belum memberikan komentar langsung mengenai kedua kejadian tersebut.
Namun, di Gaza utara, militer Israel menyatakan telah menewaskan seorang laki-laki nan mendekati garis gencatan senjata dengan Hamas, nan disebut sebagai militan bersenjata. Otoritas kesehatan setempat mengonfirmasi adanya korban tewas di wilayah tersebut, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Gencatan senjata nan dimulai pada Oktober lampau menghentikan dua tahun perang besar. Namun, pasukan Israel tetap menguasai lebih dari separuh wilayah Gaza nan sekarang nyaris tidak berpenghuni, sementara Hamas tetap berkuasa di wilayah pesisir nan sempit.
Sejak Oktober, Israel meningkatkan serangan terhadap polisi dan abdi negara keamanan nan dipimpin Hamas, menewaskan puluhan orang. Pejabat Hamas di Gaza kepada Reuters menuding Israel berupaya menciptakan kekacauan dan anarki.
Di sisi lain, Israel menyatakan langkah tersebut bermaksud mencegah serangan dari Hamas dan golongan militan lainnya.
Lebih dari 750 penduduk Palestina dilaporkan tewas sejak gencatan senjata berlaku, sementara golongan militan menewaskan empat tentara Israel. Kedua pihak saling menyalahkan atas pelanggaran kesepakatan.
Warga Palestina juga menuduh Israel memperluas wilayah nan mereka kuasai, namun tuduhan tersebut dibantah oleh pihak Israel.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·