Rayakan Kartini Masa Kini, Ini Sejumlah Wanita Indonesia yang Menginspirasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Tanggal 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Momentum ini menjadi pengingat bakal semangat dan kisah Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan kelamin serta emansipasi perempuan, khususnya dalam membuka akses pendidikan bagi wanita di Indonesia.

Tentu, semangat dari sosok Kartini kudu terus dilanjutkan. Di masa kini, nilai dan semangat juangnya dapat kita lihat dari kiprah perempuan-perempuan Indonesia di beragam bidang, mulai dari diplomasi, pendidikan, kewirausahaan, hingga lingkungan. Mereka datang sebagai sosok-sosok inspiratif nan membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Berikut 5 Kartini masa sekarang nan kiprahnya patut disorot:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Retno Marsudi

Retno Marsudi mencatatkan sejarah sebagai Menteri Luar Negeri wanita pertama di Indonesia. Ia merupakan lulusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada dan menempuh pendidikan lanjutan di Belanda.

Karier diplomatiknya terbilang panjang, dimulai dari beragam penugasan di luar negeri hingga akhirnya dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri pada pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam perannya, Retno dikenal aktif mendorong diplomasi perdamaian, memperjuangkan perlindungan WNI di luar negeri, serta secara konsisten mengangkat rumor kesetaraan kelamin dan peran wanita di beragam forum global.

2. Najelaa Shihab

Najelaa Shihab merupakan sosok di kembali lahirnya Sekolah Cikal, sebuah lembaga pendidikan nan dikenal dengan pendekatan pembelajaran berbasis kompetensi dan karakter.

Sebagai praktisi pendidikan, Najelaa aktif mendorong transformasi sistem pendidikan di Indonesia agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Ia juga terlibat dalam beragam aktivitas edukasi nan menekankan pentingnya kualitas pembimbing dan metode belajar nan berpusat pada siswa.

3. Ni Luh Djelantik

Ni Luh Djelantik dikenal sebagai desainer sepatu Indonesia nan sukses membawa karyanya menembus pasar internasional. Brand nan dia bangun tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga menjunjung nilai-nilai lokal serta memberdayakan para pengrajin.

Selain di industri kreatif, Ni Luh juga vokal dalam menyuarakan beragam rumor sosial. Ia kerap menggunakan platformnya untuk menyampaikan kritik dan aspirasi, menunjukkan bahwa wanita juga mempunyai peran krusial dalam ruang publik dan diskursus sosial.

4. Butet Manurung

Butet Manurung adalah pelopor pendidikan pengganti bagi masyarakat budaya di Indonesia. Melalui pendekatan pendidikan kontekstual, dia menghadirkan akses belajar bagi organisasi nan selama ini susah dijangkau sistem pendidikan formal.

Dedikasinya diakui secara internasional, salah satunya dengan terpilih sebagai Barbie Role Model 2022, mewakili Indonesia. Butet menjadi simbol bahwa pendidikan bisa datang dalam beragam bentuk, menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

5. Yasmin Mulyana

Tak semua sosok inspiratif datang dari panggung besar. Sebagian justru tumbuh dari langkah mini nan konsisten membawa dampak, meski belum banyak dikenal luas.

Salah satunya Yasmin Mulyana. Ia merupakan Ketua Yayasan Lohjinawi dari Surabaya, sebuah yayasan nan sekarang berkembang ke beragam daerah, membentuk ribuan bank sampah, sekaligus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Bersama yayasannya, Yasmin sukses membantu mereduksi sampah hingga 20 ton setiap bulannya melalui kerjasama dengan beragam mitra, salah satunya Unilever Indonesia. Inisiatif ini tak hanya berakibat pada lingkungan, tetapi juga membuka kesempatan pemberdayaan masyarakat lewat edukasi dan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

6. Fransiska Gabriella

Dari kalangan anak muda, ada sosok Fransiska Gabriella nan memilih jalan tak biasa. Ia memutuskan keluar dari pekerjaannya untuk konsentrasi membangun organisasi edukasi Hak Asasi Manusia (HAM) bagi golongan rentan.

Komunitas nan dia dirikan sejak 2025 ini menyasar perempuan, anak-anak, hingga penyandang disabilitas nan selama ini minim akses edukasi. Langkahnya menunjukkan bahwa anak muda juga bisa mengambil peran nyata dalam rumor sosial nan berakibat luas.

7. Zentri Hartanti

Nama lain nan tak kalah inspiratif adalah Zentri Hartanti, sosok pembimbing nan mengabdikan diri di wilayah pedalaman dan meraih penghargaan di Kartini Awards 2025.

Lewat dedikasinya di bagian pendidikan, dia berupaya mengubah pola pikir generasi muda agar lebih berani bermimpi dan mandiri. Kisahnya menjadi gambaran gimana wanita bisa menjadi penggerak perubahan dari sektor pendidikan.

Sosok-sosok di atas menjadi bukti bahwa semangat dari Raden Ajeng Kartini terus hidup dan berbareng kita hingga saat ini. Dengan langkah dan bidangnya masing-masing, mereka menunjukkan bahwa wanita bisa mengambil peran strategis, mendorong perubahan, serta memberikan akibat nyata bagi masyarakat.

(ega/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News