Prof Niam: Muktamar NU ke Depan Perlu Berpijak pada Qanun Asasi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Di kesempatan nan sama, Kyai Ma'ruf Amin menegaskan bahwa pentingnya tema nan diangkat pada momentum legal bihalal ini sebagai bahan refleksi baik untuk individual maupun secara organisasi alias kelembagaan. “Dari sisi keorganisasian, momentum legal bi legal ini merupakan jalan untuk saling mengampuni dan merajut kembali ukhuwah antar sesama manusia nan sebelumnya pernah ternoda oleh kesalahan dan kekhilafan nan diperbuat”, ujarnya

Ma'ruf kemudian menjelaskan tugas manusia sebagai Khalifatullah fil ardh dalam rangka beragama kepada Sang Pencipta serta memakmurkan bumi. “Allah mengatakan Dia lah nan menjadikan Anda dari tanah dan meminta kamu, ialah tanggung jawab untuk memakmurkan bumi. Sebab memakmurkan bumi merupakan bagian daripada tugas khalifah," jelasnya.

Ia pun mengingatkan kepada nan datang agar istiqomah dalam menjaga segala perihal baik nan telah dianugerahkan Allah kepada hambanya untuk tetap dalam kebaikannya dan tidak melakukan tindakan nan merusak. Tak berakhir di situ Ma'ruf turut berpesan agar sesuatu nan baik tersebut mesti ditambah agar menjadi lebih baik lagi.

"Artinya menjaga nan ada jangan sampai kita merusak. Kemudian menambah kebaikannya dengan melakukan transformasi dan melakukan inovasi," pungkasnya

Usai HBH, aktivitas dilanjutkan dengan pertemuan infomal, nan salah satunya diisi penjelasan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf mengenai dinamika organisasi NU dan rencana penyelenggaraan Munas dan Konbes NU serta persiapan Muktamar NU ke-35 nan bakal datang.

Acara Halal bi Halal nan berjudul "Meneguhkan Ukhuwah, Menyatukan Langkah" dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Presiden RI periode 2019-2024 KH. Ma'ruf Amin, Menteri Sosial RI H. Saifullah Yusuf, Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa'adi, Mantan Men-PAN RB Abdullah Azwar Anas, Ketua Umum ISNU nan juga Sekjen Kemenag Kamarudin Amin, Dirjen Bina Haji Kemenhaj Puji Raharjo, Kepala Badan Moderasi Beragama Ali Ramdhani, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketua Umum IPNU Agil Nuruzzaman, Ketua Umum IPPNU Washfi Velasufa, Ketua KPI Ubaedillah Sadewa, Dubes RI untuk AlJazair 2019 Safira Mahrusah, Pimpinan Ombudsman RI Abdul Ghoffar, Komisioner BAZNAS RI Idy Muzayyad, Komisioner KPAI Kawiyan, Komisioner BNSP Muhammad Nur Hayed, dan ketua majelis alumni IPNU Provinsi se-Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita