Prabowo Beri Oleh-Oleh Khas Indonesia untuk Putin, Apa Itu?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin 13 April 2026 berjalan berkawan dan hangat.

Selain membahas soal sejumlah kerja sama dan rumor strategis, kedua pemimpin negara itu juga saling berganti cinderamata sebagai tanda persahabatan dan kenang-kenangan.

Sebelum berpamitan, Putin memberikan cinderamata berupa samovar, perangkat tradisional dari Rusia untuk memasak air dan merebus teh.

Sementara itu, Prabowo memberikan vas kembang bermotif batik unik Indonesia serta miniatur Candi Borobudur kepada Putin sebagai simbol kekayaan budaya dan warisan peradaban bangsa Indonesia.

"Ini dari Indonesia khusus, vas. Ini juga miniatur Borobudur," kata Prabowo ke Putin, sebagaimana dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Selasa (14/4/2026).

Putin pun terkesima bakal cinderamata nan diberikan oleh Prabowo. Dia menyampaikan rasa terima kasih atas pemberian cinderamata tersebut.

"Terima kasih banyak nan Mulia," ucap Putin ke Prabowo.

Sebagai informasi, pertemuan Prabowo dan Putin berjalan selama lima jam. Usai rangkaian pertemuan bilateral, Putin secara langsung mengantar Prabowo hingga ke depan kendaraan resmi nan menjemput di laman Istana Kremlin.

Maksud dan Tujuan Berkunjung ke Moskow

Gestur tersebut mencerminkan eratnya hubungan individual kedua pemimpin negara Indonesia-Rusia sekaligus menjadi simbol penghormatan dan persahabatan antar kedua negara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan maksud dan tujuannya berjamu ke Moskow, saat berjumpa Presiden Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin pada Senin 13 Maret 2026. Prabowo mengatakan dirinya mau berkonsultasi dengan Putin soal kondisi geopolitik bumi nan penuh ketidakpastiaan.

"Saya juga datang untuk konsultasi lantaran situasi geopolitik bumi mengalami perkembangan dan perubahan nan sangat cepat," kata Prabowo sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden pada Senin 13 Maret 2026.

Menurut dia, Rusia telah berkedudukan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik bumi saat ini. Oleh karena itu, Prabowo mau berkonsultasi dengan Putin untuk menghadapi situasi ke depan serta mempererat kerja sama dengan Rusia.

"Kami memandang bahwa Rusia telah berkedudukan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik nan penuh ketidakpastian ini. Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi gimana kita hadapi situasi kedepan dan terutama jika bisa kita terus mempererat kerjasama, terutama di bagian ekonomi dan energi," ucap Prabowo.

Prabowo Sampaikan Terima Kasih

Prabowo pun menyampaikan terima kasih kepada Putin nan sudah menerima kunjungannya dan delagasi Indonesia lainnya di Istana Kremlin. Prabowo juga mengucapkan selamat Hari Kosmonaut untuk Presiden Putin dan masyarakat Rusia.

"Saya ucapkan selamat bahwa baru saja nan Mulia dan seluruh bangsa Rusia menghormati hari penting, hari Paskah juga. Saya tau bbeberapa hari lalu, 12 April kemarin, hari Kosmonaut bagi Rusia. Itu juga sangat besar pengaruh di dunia," tutur Prabowo.

Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Usai bilateral, Prabowo dan Putin melanjutkan pertemuan empat mata selama tiga jam.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita