Penghentian pesanan oleh produsen toilet Toto menjadi salah satu buletin terkenal kumparanBISNIS sepanjang Senin (13/4). Selain itu, Malaysia nan berpotensi krisis BBM juga menarik perhatian. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman buletin terkenal tersebut:
Produsen Toilet Toto Hentikan Pesanan lantaran Perang di Iran Ganggu Rantai Pasok
Produsen toilet Jepang, Toto Ltd., telah menangguhkan pesanan baru untuk bilik mandi prefabrikasinya. Keputusan ini diambil lantaran kekurangan bahan baku, sebuah akibat langsung dari bentrok di Timur Tengah nan terus menekan rantai pasok minyak global. Perusahaan menginformasikan mitra bisnisnya mengenai penghentian ini pada Senin (13/4), mencakup bilik mandi prefabrikasi dan modular, tanpa pemisah waktu nan jelas untuk dimulainya kembali pesanan.
Kondisi ini menempatkan Toto dalam daftar produsen Jepang nan telah memangkas produksi alias meningkatkan nilai akibat pasokan nafta nan semakin ketat, ialah bahan baku minyak vital untuk produksi plastik. Jepang sendiri berjuntai pada impor dari Timur Tengah untuk sekitar 40 persen pasokan nafta. Gangguan ini tercermin dari anjloknya saham Toto hingga 8,8 persen pada Senin sore, menandai penurunan terbesar sejak Oktober 2024. Perusahaan mengakui bahwa pengadaan bahan baku baik di dalam negeri maupun internasional menjadi sangat tidak stabil.
Secara spesifik, Toto menghadapi kekurangan pelarut organik nan esensial dalam pelapis tembok dan langit-langit bilik mandi modularnya. Gangguan rantai pasok juga dirasakan oleh produsen peralatan rumah tangga lain, Takara Standard Co., nan melaporkan masalah serupa mengenai bahan baku berbasis nafta, menyebabkan sahamnya ambruk hingga 6 persen.
Malaysia Berpotensi Krisis BBM pada Juni 2026
Malaysia mulai mengambil langkah antisipasi terhadap potensi krisis bahan bakar, nan diperkirakan bakal memuncak pada Juni 2026. Menteri Ekonomi Akmal Nasrullah Mohd Nasir menyatakan periode pertengahan tahun, khususnya Juni dan Juli, bakal menjadi fase sangat krusial dalam menjaga kesiapan daya di negara tersebut, seiring dengan akibat bentrok di Timur Tengah terhadap pasokan minyak global.
Selain BBM, pemerintah Malaysia juga memberi perhatian serius pada pasokan bahan baku industri lain nan mengenai sektor minyak dan gas, termasuk kebutuhan farmasi dan perangkat medis. Perdana Menteri Anwar Ibrahim sebelumnya telah memberi sinyal adanya ketidakpastian pasokan daya mulai Juni. Meskipun demikian, Akmal memastikan bahwa pasokan untuk April dan Mei tetap dalam kondisi aman. Pemerintah berencana melakukan diversifikasi sumber daya dan memperkuat hubungan dengan mitra jual beli utama untuk menjaga stabilitas pasokan.
Wakil Menteri Perdagangan Dalam Negeri Fuziah Salleh juga menjelaskan adanya gangguan sementara di sejumlah SPBU akibat lonjakan permintaan di beberapa wilayah, namun pemerintah telah mengambil langkah sigap untuk menormalkan distribusi.
Fuziah menegaskan bahwa posisi pasokan bahan bakar negara secara keseluruhan tetap stabil dan mencukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Isu pengiriman 329.000 barel solar ke Filipina nan sempat beredar juga telah dibantah oleh instansi buletin Bernama dan perusahaan daya negara, Petronas, nan menegaskan prioritas utamanya adalah memastikan pasokan bahan bakar nan andal untuk Malaysia.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·