Polisi Arab Saudi Tangkap WN Mesir Penyedia Jasa Haji Ilegal di Medsos

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Pria Mesir ditangkap polisi Makkah lantaran menawarkan jasa haji terlarangan via medsos, 14 April 2026. Foto: Dok Security_gov

Meski Arab Saudi memperketat penyelenggaraan haji 2026 seperti nan bertindak tahun lalu, tetap ada orang nan mencoba menawarkan jasa haji ilegal. Aparat Saudi pun melakukan operasi penangkapan.

Dalam pengumuman terbaru, Keamanan Publik menyatakan bahwa polisi Wilayah Makkah (Makkah Region) menangkap seorang penduduk negara Mesir nan menetap di wilayah tersebut (residen/mukimin).

Pria Mesir nan tak disebutkan identitasnya itu diamankan lantaran melakukan penipuan dengan menyebarkan iklan tiruan tentang penyediaan jasa haji serta transportasi jemaah ke tempat-tempat suci melalui media sosial.

“Pelaku telah ditangkap, tindakan norma telah diambil terhadapnya, dan kasusnya telah diserahkan ke Kejaksaan Umum,” ujar Keamanan Publik, lembaga di bawah Kemendagri, pada Rabu (15/4).

Gerbang Masuk Kota Makkah, April 2026. Foto: Dok. Makkah Region

Keamanan Publik mengimbau semua pihak untuk mematuhi peraturan dan petunjuk haji dan melaporkan ke hotline nan telah ditentukan jika memandang pelanggaran.

Sebelumnya, Kemendagri Saudi telah mengumumkan bahwa pemesanan slot haji beserta akomodasinya hanya bisa dilakukan via platform Nusuk Haji dan saluran sah lainnya.

Pemeliharaan rutin Ka'bah pada April 2026 menjelang musim haji. Foto: X/@tfrabiah

Adapun bagi jemaah dari luar negeri, hanya pemegang visa haji nan bisa melaksanakan haji. Visa kunjungan, visa turis, dan jenis visa lainnya tidak bisa digunakan untuk berhaji.

Jemaah dari luar negeri diperkirakan mulai berdatangan ke Makkah pada 18 April mendatang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan