Meski Arab Saudi memperketat penyelenggaraan haji 2026 seperti nan bertindak tahun lalu, tetap ada orang nan mencoba menawarkan jasa haji ilegal. Aparat Saudi pun melakukan operasi penangkapan.
Dalam pengumuman terbaru, Keamanan Publik menyatakan bahwa polisi Wilayah Makkah (Makkah Region) menangkap seorang penduduk negara Mesir nan menetap di wilayah tersebut (residen/mukimin).
Pria Mesir nan tak disebutkan identitasnya itu diamankan lantaran melakukan penipuan dengan menyebarkan iklan tiruan tentang penyediaan jasa haji serta transportasi jemaah ke tempat-tempat suci melalui media sosial.
“Pelaku telah ditangkap, tindakan norma telah diambil terhadapnya, dan kasusnya telah diserahkan ke Kejaksaan Umum,” ujar Keamanan Publik, lembaga di bawah Kemendagri, pada Rabu (15/4).
Keamanan Publik mengimbau semua pihak untuk mematuhi peraturan dan petunjuk haji dan melaporkan ke hotline nan telah ditentukan jika memandang pelanggaran.
Sebelumnya, Kemendagri Saudi telah mengumumkan bahwa pemesanan slot haji beserta akomodasinya hanya bisa dilakukan via platform Nusuk Haji dan saluran sah lainnya.
Adapun bagi jemaah dari luar negeri, hanya pemegang visa haji nan bisa melaksanakan haji. Visa kunjungan, visa turis, dan jenis visa lainnya tidak bisa digunakan untuk berhaji.
Jemaah dari luar negeri diperkirakan mulai berdatangan ke Makkah pada 18 April mendatang.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·