Timnas Prancis melakukan selebrasi usai menjadi juara Piala Dunia 1998 dengan mengalahkan timnas Brasil di laga final.(AFP/PEDRO UGARTE)
PIALA Dunia 1998, nan secara resmi dikenal sebagai jenis ke-16, menjadi tonggak sejarah krusial dalam sepak bola modern. Turnamen ini menandai pertama kalinya FIFA menambah jumlah peserta dari 24 menjadi 32 timnas, memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara dari beragam benua untuk berkompetisi di panggung tertinggi.
Tuan Rumah dan Lokasi Penyelenggaraan
Prancis terpilih sebagai tuan rumah untuk kedua kalinya dalam sejarah (setelah 1938). Turnamen berjalan mulai 10 Juni hingga 12 Juli 1998. Pertandingan tersebar di 10 stadion di beragam kota, dengan Stade de France di Saint-Denis sebagai stadion utama nan dibangun unik untuk arena ini.
Daftar Peserta Piala Dunia 1998
Dengan format baru 32 tim, peserta dibagi ke dalam 8 grup. Berikut adalah negara-negara nan berpartisipasi:
- Eropa (UEFA): Prancis (Tuan Rumah), Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, Rumania, Inggris, Kroasia, Yugoslavia, Bulgaria, Norwegia, Denmark, Austria, Skotlandia, Belgia.
- Amerika Selatan (CONMEBOL): Brasil (Juara Bertahan), Argentina, Kolombia, Cili, Paraguay.
- Afrika (CAF): Nigeria, Kamerun, Afrika Selatan, Tunisia, Maroko.
- Asia (AFC): Korea Selatan, Arab Saudi, Jepang, Iran.
- Amerika Utara & Tengah (CONCACAF): Amerika Serikat, Meksiko, Jamaika.
Laga Final: Dominasi Prancis di Stade de France
Partai puncak nan digelar pada 12 Juli 1998 di Stade de France mempertemukan tuan rumah Prancis melawan juara memperkuat Brasil. Di hadapan sekitar 80.000 penonton, Prancis sukses mengukir sejarah dengan kemenangan telak.
| Prancis vs Brasil | 3 - 0 | Zinedine Zidane (27', 45+1'), Emmanuel Petit (90+3') |
Kemenangan ini membawa Prancis meraih gelar juara bumi untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Kisah Menarik dan Kontroversi
Piala Dunia 1998 tidak lepas dari drama nan terus dibicarakan hingga puluhan tahun kemudian:
1. Misteri Kesehatan Ronaldo Nazario
Beberapa jam sebelum final, bintang Brasil Ronaldo Nazario dilaporkan mengalami kejang-kejang misterius di hotel. Namanya sempat lenyap dari daftar susunan pemain awal, namun secara mengejutkan dia tetap bermain meski tampil tidak maksimal. Hal ini memicu beragam teori persekongkolan mengenai tekanan sponsor dan kondisi medis sang pemain.
2. Kartu Merah David Beckham
Pada babak 16 besar antara Inggris vs Argentina, David Beckham menerima kartu merah setelah menendang Diego Simeone. Insiden ini membikin Beckham menjadi musuh publik di Inggris setelah timnya tersingkir lewat adu penalti.
3. Debut Gemilang Kroasia
Sebagai negara nan baru merdeka, Kroasia mengejutkan bumi dengan menempati posisi ketiga. Davor Suker keluar sebagai pencetak gol terbanyak (Top Scorer) dengan raihan 6 gol.
Turnamen ini diakhiri dengan seremoni luar biasa di Champs-Élysées, saat wajah Zinedine Zidane diproyeksikan ke Arc de Triomphe dengan tulisan "Merci Zizou", menyatukan bangsa Prancis melalui sepak bola.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kepintaran buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi kebenaran oleh redaksi.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·