Petugas haji Daerah Kerja (Daker) Bandara melakukan orientasi lapangan ke sejumlah titik di Prince Mohammad Bin Abdulaziz Internasional Airport/Bandara Madinah, Senin (20/4) dan Selasa (21/4). Peninjauan ini adalah penerapan kebijakan terbaru Arab Saudi terhadap pelayanan jemaah haji di area bandara.
Tenaga Penghubung Indonesia-Arab Saudi wilayah kerja bandara, M. Yusuf Bahar mengungkapkan, ada sejumlah letak krusial nan kudu diketahui oleh petugas wilayah kerja bandara.
"Ada beberapa poin (lokasi). Pertama, Makkah route ialah tempat keluar jemaah fast track dari empat embarkasi ialah dari Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. Kita menjelaskan ke tim, alur langkah kerjanya," kata dia saat ditemui di Bandara Madinah.
Menurutnya, tahun ini ada kenaikan sebesar 18 persen seluruh jemaah haji nan turun melalui Makkah Route dibandingkan tahun sebelumnya. Para jemaah haji Indonesia bakal keluar melalui pintu gedung Makkah Route dan langsung diarahkan menuju bus dalam waktu 15 hingga 20 menit.
Tim PPIH Daker Bandara juga meninjau kesiapan tempat keluar bagi jemaah haji Indonesia non-fast track.
"Di sini ada beberapa gate, rata-rata jemaah kita bakal keluar nomor 3 dan 4," ujar dia.
Sebelum jemaah non-fast track menuju ke bus mereka dapat menunggu alias transit di 'Hajj Pavilion'. Total ada enam paviliun dengan beragam akomodasi seperti AC, toilet, hingga medical klinik di paviliun nomor 5.
Yusuf menjelaskan, ada kebijakan nan berbeda dari tahun sebelumnya mengenai letak keluarnya koper jemaah. Koper jemaah fast track dan non-fast track tahun ini bakal dikeluarkan melalui satu gedung unik bagasi dan kargo.
"Posisinya ada di belakang letak fast track. Kita bakal siagakan tim unik nan mengendalikan dan mencatat bagasi tersebut," ungkapnya.
Jemaah haji Indonesia bakal mulai diterbangkan ke Arab Saudi pada 21 April 2026, tengah malam. Kedatangan gelombang pertama jemaah haji Indonesia menuju Bandara Madinah bakal berjalan pada 22 April 2026 hingga 6 Mei 2026.
Jemaah dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) tahun ini kembali menggunakan sistem skema fast track sehingga proses keimigrasian berjalan lebih cepat. Kloter pertama dijadwalkan tiba di Bandara AMAA Madinah pukul 06.50 Waktu Arab Saudi.
Selanjutnya jemaah haji gelombang kedua bakal tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah sejak 7 Mei 2026 hingga 21 Mei 2026. Para jemaah haji tersebut bakal mengikuti puncak wukuf di Arafah pada 26 Mei 2026.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·