Dua orang terbawa arus sungai di Sungai Cibanjaran, Kampung Girang Deukeut, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (15/4) sekitar pukul 16.00 WIB.
Satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya tetap dalam pencarian.
Korban nan ditemukan tewas berjulukan Ginasya Lintang Sari (19), penduduk Kampung Girang Deukeut, Desa Banjaran. Sementara Agus Sutisna (50), seorang satpam asal Desa Ciapus, belum ditemukan.
Peristiwa bermulai saat Ginasya melangkah di atas pondasi di pinggir Sungai Cibanjaran. Namun, derasnya arus diduga menggerus pondasi tersebut hingga roboh dan menyebabkan korban terjatuh ke dalam sungai.
Melihat kejadian tersebut, ayah korban, Hersi Hardiana, berbareng sejumlah warga, ialah Indra, Geri, dan Iwa, berupaya melakukan pertolongan dengan terjun langsung ke sungai. Namun, arus nan deras membikin upaya pengamanan tidak berhasil.
Kapolsek Banjaran, Kompol Sudi Hartono, menjelaskan kejadian berjalan sigap sehingga korban susah diselamatkan.
“Korban awalnya melangkah di atas pondasi pinggir sungai, kemudian pondasi tersebut diduga tergerus arus deras hingga roboh dan korban terjatuh ke sungai,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah penduduk sempat berupaya menolong, namun kondisi arus menjadi hambatan utama.
“Sejumlah saksi sempat berupaya menolong dengan langkah terjun ke sungai, apalagi ada nan sempat memegang korban, tetapi tidak sukses lantaran kuatnya arus,” kata Sudi.
Satpam Niat Bantu, Malah Ikut Terseret Arus
Dalam proses pengamanan tersebut, seorang satpam SMA Banjaran, Agus Sutisna, turut membantu. Namun dia justru ikut terseret arus dan hingga sekarang belum ditemukan.
“Ada satu penduduk lain nan ikut membantu, ialah seorang satpam, namun nan berkepentingan juga terbawa arus dan saat ini tetap dalam pencarian,” ungkapnya.
Pihak kepolisian berbareng penduduk langsung melakukan penyisiran sepanjang aliran sungai. Beberapa waktu kemudian, jasad Ginasya ditemukan di sekitar Jembatan Bojong Sereh dalam kondisi meninggal dunia.
“Kami berbareng penduduk melakukan pencarian menyusuri aliran sungai, dan korban pertama ditemukan di wilayah Jembatan Bojong Sereh dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.
Sudi menyatakan tim campuran tetap melakukan pencarian terhadap korban nan belum ditemukan.
Selain itu, polisi telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata pihak nan terlibat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·