Peristiwa 22 April: Hari Bumi hingga Jejak KTT Asia-Afrika

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |07:05 WIB

 Hari Bumi hingga Jejak KTT Asia-Afrika

Bendera peserta KTT Asia-Afrika berkibar di Jakarta jelang pembukaan pada 22 April 2015 (foto: Okezone)

JAKARTA - Sejumlah peristiwa krusial dan berhistoris terjadi pada 22 April. Mulai dari perjanjian internasional, kelahiran tokoh dunia, hingga momentum dunia nan tetap diperingati hingga kini.

Berikut rangkuman peristiwa 22 April, sebagaimana dikutip dari Wikipedia:

1529 - Perjanjian Saragosa

Perjanjian Saragosa ditandatangani pada 22 April 1529. Kesepakatan ini melibatkan Spanyol dan Portugis dalam menentukan pembagian wilayah di bagian bumi bagian timur.

Batas pembagian ditetapkan melalui garis bujur nan melintasi 297,5 marine leagues alias sekitar 17 derajat di sebelah timur Kepulauan Maluku.

Perjanjian ini merupakan kelanjutan dari Perjanjian Tordesillas nan sebelumnya membagi wilayah bagian bumi barat antara Spanyol dan Portugis, nan diprakarsai oleh Paus guna meredam persaingan perebutan koloni.

Dalam kesepakatan ini, Spanyol kudu meninggalkan Maluku dan memusatkan aktivitasnya di Filipina, sementara Portugis tetap melanjutkan perdagangan di wilayah Maluku.

1724 - Kelahiran Immanuel Kant

Filsuf ternama Immanuel Kant lahir di Königsberg, Kerajaan Prusia, pada 22 April 1724. Kota tersebut sekarang dikenal sebagai Kaliningrad, Rusia.

Berasal dari family sederhana, Kant kemudian menjadi guru besar logika dan metafisika di Universitas Königsberg. Ia juga rutin mengajar pengetahuan permukaan bumi bentuk hingga tahun 1796.

Kant dikenal memberikan landasan filosofis bagi pengetahuan permukaan bumi sebagai pengetahuan pengetahuan. Baginya, pengetahuan permukaan bumi merupakan pengetahuan empiris nan menjelaskan kejadian bentuk dan budaya dalam ruang bumi sebagai suatu sistem.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com