Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membuka kesempatan pencarian sumber baru bahan baku plastik ialah nafta di tengah kelangkaan dunia nan saat ini terjadi.
Saat ini Indonesia tidak bisa lagi berjuntai sepenuhnya pada pasokan nafta dari area Timur Tengah imbas perang AS-Israel dengan Iran nan mengganggu pengedaran komoditas hulu plastik ini.
Menurut Agus, pelaku industri mulai memandang negara-negara produsen nafta lain sebagai pengganti pemasok. Menurut dia, peta produsen dunia bisa menjadi referensi untuk mencari mitra baru di tengah ketatnya persaingan mendapatkan bahan baku.
“Kalian lihat aja siapa produsen nafta, itu potensi dari calon supplier kita,” kata Agus di sela-sela gelaran pameran tekstil dan garmen Indo Intertex 2026 nan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
Dia menjelaskan, kelangkaan nafta tidak hanya terjadi Indonesia, tetapi juga terjadi secara global. Kondisi ini memicu kejuaraan antarnegara dan pelaku industri untuk mengamankan pasokan bahan baku, khususnya untuk sektor petrokimia dan plastik.
Agus meminta perusahaan untuk lebih adaptif dalam menyusun strategi pengadaan bahan baku. Salah satunya dengan memanfaatkan setiap kesempatan pasokan nan tersedia di pasar internasional.
Lebih lanjut, Agus mengungkap rumor bahan baku menjadi keluhan utama pelaku industri di tengah ketidakpastian geopolitik global. Hampir seluruh sektor industri, termasuk tekstil dan produk tekstil (TPT), menghadapi tantangan serupa.
“Jadi dari semua sektor, termasuk TPT hari ini, pasti bahan baku menjadi bagian nan penting. Tapi saya percaya kita kudu optimis bahwa ketidakpastian geopolitik ini sudah cukup lama, tapi bakal selesai dalam waktu nan dekat,” ujarnya.
“Ketika kita pada menghadapi COVID-19 misalnya, di mana jelas sekali resiliensi dari industri kita luar biasa tinggi, sehingga begitu krisis itu berlalu, maka industri kita itu menjadi industri nan lebih sigap tumbuh kembali dibandingkan dengan negara-negara lain,” tutupnya.
Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa Sastraatmadja mengatakan saat ini pelaku upaya memang tengah membicarakan pencarian nafta dari negara selain Timur Tengah.
Dia menyebut apalagi sebagian personil API telah sukses mendapatkan pasokan dari Malaysia.
“Dari personil kita nan saya dengar, mereka sudah mendapatkan sebagian mini dari Petronas, Malaysia,” ujarnya.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·