Seekor burung nuri berjulukan Bebe mungkin tak pernah menyadari bahwa dirinya telah mencatat pengalaman langka, ialah menyelami Samudra Atlantik. Ia menjadi satu-satunya burung nuri nan ‘menyelam’ di laut terbuka.
Bebe memang bukan hewan peliharaan biasa. Dia nyaris selalu ikut dalam beragam petualangan sang pemilik, Steven Lawyer, mulai dari terjun payung, bersepeda ratusan kilometer, hingga bermain ski.
Petualangan terbarunya adalah menyelami laut Bahama menggunakan kapal selam mini buatan pemiliknya. Kendaraan itu diberi nama Bebosphere, Lawyer merakitnya dari wadah plastik makanan dan tabung udara paintball.
Video tindakan Bebe menyelam viral di IG dengan lebih dari 4,4 juta penonton, apalagi sempat ditampilkan di aktivitas 'The Late Show With Stephen Colbert'. Dalam aktivitas tersebut, sang pembawa aktivitas sempat berseloroh bahwa menyebut perangkat itu sebagai kapal selam mungkin sedikit berlebihan.
Aksi unik ini juga menuai kritik dari sebagian warganet nan menilai rawan bagi burung. Namun, Lawyer menegaskan Bebe melakukan aktivitas tersebut secara sukarela.
Menurutnya, sebelum menyelam benaran di laut, Bebe telah berlatih di rumah menggunakan perangkat nan sama di wastafel. Selama latihan, burung tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda stres seperti menyembunyikan kepala, mengepakkan sayap secara tegang, mencoba kabur, alias mengeluarkan bunyi panik.
“Ia masuk dengan kemauannya sendiri dan tampak menikmatinya,” kata Lawyer (60), dikutip The Washington Post. “Saya percaya dia bakal melakukannya lagi. Dia lebih memilih itu daripada hanya tak bersuara di kandang alias di penginapan.”
Steven Lawyer dan Bebe si Burung Nuri, Bestie nan Akrab
Lawyer pertama kali berjumpa Bebe pada 2020 di sebuah toko hewan di Florida, AS. Ia langsung tertarik pada burung mini nan aktif tersebut. Bebe apalagi sempat berdiri di jarinya dan mencengkeram topi anaknya dengan paruhnya.
Nama Bebe dipilih lantaran burung jenis ini kadang disebut bee bee parrot, sekaligus lantaran ukurannya nan mini seperti bayi. Sejak saat itu, Bebe nyaris selalu menemani Lawyer ke mana pun. Saat Lawyer menerima panggilan telepon, Bebe sering terbang mendekat dan memutuskan sendiri apakah panggilan itu diterima alias ditolak dengan menyentuh layar.
Bahkan, saat Lawyer mengajar kelas sepeda dalam ruangan, Bebe ikut mengajar dari bahunya dengan bunyi cicitan. Jika lelah, Bebe bakal masuk ke dalam baju Lawyer, dan saat malam hari, dia tidur di dada pemiliknya.
Bebe juga dikenal di Iowa lantaran sering ikut dalam perjalanan sepeda tahunan sejauh sekitar 800 berbareng Lawyer. Pada tahun lalu, kisahnya apalagi tampil di laman depan media lokal.
Ketika bersepeda dengan kecepatan hingga 60 km per jam, Bebe bakal mencengkeram kerah baju Lawyer dengan kuat. Kadang dia terbang menjauh, tetapi selalu kembali ke bahu pemiliknya.
“Dia seperti duta mini pembawa senyum,” kata Lawyer. “Banyak orang langsung berubah suasana hatinya saat melihatnya.”
Tak berakhir di darat dan laut, Bebe juga pernah ikut terjun payung. Lawyer, nan mempunyai latar belakang fisika dan kegemaran skydiving, membikin kapsul plastik transparan nan dipasang di bagian depan baju terjunnya. Bebe duduk di dalam kapsul tersebut selama lebih dari 12 lompatan, dengan ventilasi nan cukup untuk memastikan kenyamanannya.
Dari laut hingga langit, kisah Bebe menunjukkan bahwa pemisah antara manusia dan hewan piaraan bisa melampaui hal-hal nan biasa, apalagi bisa menjadi bestie nan tak terpisahkan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·