Menteri Maman Bicara Besarnya Potensi Pasar China untuk UMKM RI

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam wawancara di China Global Television Network. Foto: KBRI Beijing

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menjadi salah satu narasumber dalam wawancara berbareng Ioana Gomoi di China Global Television Network (CGTN), bagian dari China Media Group. Agenda itu dinilai menunjukkan perhatian nan cukup besar dari media utama China terhadap kunjungan Menteri Maman, khususnya mengenai peran UMKM dalam hubungan ekonomi Indonesia-China.

Berdasarkan keterangan tertulis dari KBRI Beijing, dalam wawancara tersebut, Maman menyoroti besarnya potensi pasar China bagi UMKM Indonesia. Dengan jumlah konsumen nan besar dan preferensi nan beragam, China membuka kesempatan bagi produk-produk Indonesia, terutama nan unik dan mempunyai karakter dan nilai budaya.

Meski begitu, Maman menekankan keberhasilan di pasar China tidak berkarakter otomatis. Pemahaman terhadap budaya lokal menjadi aspek penting. Preferensi konsumen, kebiasaan, serta langkah produk dikemas dan dipresentasikan bakal sangat memengaruhi penerimaan pasar.

Menteri Maman juga menyampaikan bahwa produk Indonesia perlu melalui proses penyesuaian. Adaptasi ini mencakup beragam aspek, mulai dari rasa, kemasan, hingga strategi pemasaran. Dalam perihal ini, UMKM dinilai mempunyai kelebihan lantaran lebih elastis dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat wawancara dengan China Global Television Network. Foto: KBRI Beijing

Hal nan disampaikan Maman dalam wawancara tersebut merespons kebijakan China nan dikenal sebagai 'high-quality opening up'. Kebijakan ini menekankan keterbukaan ekonomi nan tidak hanya memperluas akses pasar ke China selaku negara dengan jumlah populasi terbesar kedua di bumi dan kelas menengah terbesar dunia. Lebih dari itu, perihal ini juga tentang meningkatkan kualitas kerja sama, standar produk, dan tingkat integrasi dengan pasar domestik China.

Dalam konteks tersebut, UMKM Indonesia mempunyai kesempatan untuk terlibat lebih dalam dalam ekosistem ekonomi China. Namun, kesempatan tersebut juga diiringi dengan tuntutan untuk meningkatkan kualitas, memahami pasar, dan beradaptasi secara berkelanjutan. Mitra lokal dinilai bisa memainkan peran kunci.

video story embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan