Eks Dubes RI Ingatkan Bahaya Propaganda Zionis Masuk Kampus Lewat Beasiswa

Sedang Trending 9 jam yang lalu
Yuli Mumpuni, Dubes RI untuk Spanyol. Foto: Dok. KBRI Madrid

Mantan Duta Besar RI untuk Aljazair dan Spanyol, Yuli Mumpuni Widarso, memperingatkan adanya dugaan penyelundupan propaganda pro-Israel alias nan dia sebut sebagai Hasbara ke lingkungan kampus di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Yuli dalam Pengajian Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berjudul Perang Timur Tengah dan Dampaknya bagi Indonesia di Jakarta, Jumat (24/4).

Menurut Yuli, propaganda tersebut dapat masuk ke perguruan tinggi dengan langkah lembut sehingga kerap tidak disadari mahasiswa maupun pihak kampus.

"Itu pasti Hasbara-nya sudah ke mana-mana. Bisa masuk ke kampus-kampus, enggak berasa lho. Bisa masuk dalam corak beasiswa, macam-macam. Bisa masuk dari ceramah-ceramah nan memasukkan ide-ide itu. Ini kita nan kudu waspada," kata Yuli.

Ia menjelaskan, Hasbara merupakan corak diplomasi publik nan menurutnya didukung pendanaan besar dan menyasar negara-negara nan belum mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel.

"Mereka dananya tidak terbatas ke seluruh dunia. Dalam pengetahuan diplomasi, mereka melakukan diplomasi publik mendekati publik di seluruh dunia, utamanya publik di negara-negara nan belum bisa menerima Israel. Kita kan belum bisa, kita belum punya hubungan diplomatik. Salah satu targetnya kita, Malaysia, Brunei," ujarnya.

Suasana pembahasan "Perang Timur Tengah dan Dampaknya bagi Indonesia: Perspektif Agama, Keamanan dan Ketahanan Energi" di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta (24/4/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Selain upaya membangun gambaran positif Israel, Yuli juga menyoroti ancaman propaganda nan menurutnya dapat memecah belah persatuan umat Islam global.

Ia menyebut masyarakat perlu bersikap kritis terhadap info nan beredar, termasuk narasi nan berpotensi mengadu domba antar kelompok.

"Dan kita dibukakan mata bahwa selama ini info nan kita terima adalah dari media Barat. Media nan dimiliki sahamnya oleh Zionis nan jelas pasti memperburuk gambaran Syiah, memecah Syiah dengan Sunni. Ini bakal berakibat sampai ke sini dan berakibat betul setiap kali kita bicara," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan