Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima audiensi Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (14/4).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas penanganan bentrok sosial di Halmahera Tengah, pembangunan Sekolah Rakyat dan musibah gempa bumi di Pulau Batang Dua.
Sebagai informasi, bentrok antara penduduk Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, bermulai atas penemuan jenazah seorang penduduk Desa Banemo pada Kamis (2/4) awal hari. Peristiwa tersebut memicu ketegangan dan berantem antarwarga hingga menyebabkan korban jiwa, luka, dan kerusakan rumah.
Sementara gempa bumi terjadi di Pulau Batang Dua, Kota Ternate pada Kamis (2/4). Gempa tersebut tercatat bermagnitudo 7,6.
Gus Ipul mengatakan, pihaknya bakal mendukung beragam kebutuhan penduduk nan terdampak musibah gempa maupun bentrok sosial nan terjadi di Maluku Utara.
"Bismillah, kita tindaklanjuti, Pak Wagub. Kami dukung apa nan dibutuhkan," kata Gus Ipul.
Sementara itu, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat sedang dilakukan di dua letak berbeda di Maluku Utara. Rinciannya, ialah di Desa Rioribati, Kabupaten Halmahera Barat dan di Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara.
Gus Ipul meminta Wakil Gubernur Maluku Utara untuk terus memantau perkembangan pembangunan tersebut. Ia juga menyampaikan keinginannya meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Utara.
"Insya Allah, saya mau lihat (pembangunan) Sekolah Rakyat," ujar Gus Ipul.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe mengungkapkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya melangkah lancar. Ia menyebut, pembangunan ditargetkan rampung pada Juni 2026.
"Dua-duanya progresif. Menurut info di lapangan, selesainya mungkin Juni," ungkap Sarbin.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·