Menhaj: Keselamatan Jemaah Haji Prioritas Utama di Tengah Konflik Timur Tengah

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Menhaj, Mochamad Irfan Yusuf saat melepas jemaah haji kloter 1 Banten di Bandara Soetta pada Rabu (22/4/2026). Foto: Abid Raihan/kumparan

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan pemerintah memastikan keamanan jemaah haji Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya bentrok di Timur Tengah. Hal itu disampaikannya saat melepas jemaah haji kloter pertama Embarkasi Banten di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (22/4).

Irfan mengakui penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dalam dinamika dunia nan memicu kekhawatiran.

“Kita juga tidak menutup mata bahwa perjalanan ini berjalan di tengah dinamika global, termasuk meningkatnya bentrok di Timur Tengah. Situasi ini tentu menghadirkan kekhawatiran baik bagi pemerintah maupun bagi family nan melepas,” ujar Irfan.

Ia menegaskan negara datang untuk memastikan perlindungan dan pelayanan bagi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Untuk itu, izinkan saya menyampaikan dengan penuh ketulusan, negara datang berbareng Ibu Bapak sekalian. Pemerintah hadir, kami terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas mengenai guna memastikan bahwa seluruh jemaah Indonesia mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik selama menjalankan ibadah,” katanya.

Irfan menambahkan, pemerintah memprioritaskan keselamatan jemaah sesuai pengarahan Presiden Prabowo Subianto.

“Itu adalah permintaan dari Presiden nan menekankan keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama,” tuturnya.

Ia pun meminta jemaah konsentrasi beragama dan menyerahkan perihal teknis kepada pemerintah.

“Kami mau Bapak dan Ibu berangkat dengan tenang, konsentrasi beribadah, serahkan hal-hal di luar itu pada kami untuk mengikhtiarkannya sebaik-baik mungkin,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irfan juga menyampaikan bahwa kloter pertama embarkasi Banten telah siap diberangkatkan.

“Bapak sekalian, hari ini kita melepaskan jemaah haji kloter pertama embarkasi Cipondoh berjumlah 391 orang. Insyaallah mereka sudah siap baik secara bentuk maupun mental,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan