Jakarta -
Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Banyumas, berinisial D, dianiaya sejumlah temannya di lingkungan kampus pada pertengahan April 2026. D dianiaya lantaran diduga menjadi pelaku kekerasan seksual.
Pihak Unsoed melalui ahli bicara, Dr Dian Bestari membenarkan adanya penganiayaan tersebut berasas pengakuan korban dan keluarganya. Pihak kampus menyebut kasus itu diduga berangkaian dengan laporan dugaan kekerasan seksual (KS) nan melibatkan D.
"Penganiayaan ini diduga dilatarbelakangi oleh kasus kekerasan seksual oleh D berasas laporan korban kepada Satgas PPK," jelas Dian, dikutip detikJateng, Rabu (22/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya membantah adanya intimidasi dari pihak kampus terhadap korban. Dia mengataka pihak kampus mempersilakan melapor ke Satgas PPK.
Usai kasus penganiayaan itu, dua mahasiswi Unsoed Purwokerto membikin laporan ke Polresta Banyumas. Mahasiswi tersebut diduga menjadi korban kekerasan seksual (KS) nan dilakukan oleh D.
Pelaporan ke Polisi itu pun dibenarkan oleh Dian. Korban membikin laporan didampingi tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK).
"Betul, Satgas PPK Unsoed sore ini mendampingi 2 orang korban KS dari D untuk melaporkan ke Polresta Banyumas," kata Dian kepada detikJateng, Rabu (22/4).
Dia meminta agar mahasiswi tidak takut untuk membikin laporan jika menjadi korban Kekerasan Seksual di lingkungan kampus.
"Kita imbau andaikan ada mahasiswa nan mengalami indikasi KS untuk segera melapor," ujarnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Ardi Kurniawan membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, laporan ini ditangani oleh Satuan Reserse PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan PPO (Pemberantasan Perdagangan Orang).
"Sudah (membuat laporan korban KS), korban wanita kelak nan menangani Sat PPA," katanya.
Saat ditanya apakah ada hubungannya dengan korban penganiayaan berinisial D nan sebelumnya membikin laporan ke Polresta Banyumas, dirinya juga tidak membantah.
"Informasi awal ada mas, tapi tetap kita dalami," terang dia.
Baca selengkapnya di sini.
(idn/maa)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·