Zaskia Adya Mecca sempat menyoroti kondisi Pengadilan Militer nan terlihat sunyi saat dirinya datang untuk menghadiri sidang kasus pemukulan terhadap karyawannya, Faisal, pada beberapa waktu lalu. Menanggapi perihal tersebut, pihak pengadilan memberikan klarifikasi.
Juru Bicara Pengadilan Militer, Mayor Arin Fauzan, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi akibat kesalahpahaman mengenai agenda sidang.
“Itu memang salah komunikasi. Sudah kami jelaskan kemarin di konvensi pers, bahwa pemanggilan sidang itu sebenarnya hari Rabu, tapi beliaunya datang hari Selasa,” ujar Arin Fauzan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta.
Ia menambahkan, pada hari tersebut memang tidak ada agenda persidangan sehingga suasana pengadilan terlihat kosong. Selain itu, pihak pengadilan juga sedang menggelar aktivitas internal.
“Kebetulan di kami juga lantaran tidak ada sidang, kami melakukan kegiatan, ialah hantar piala dan pelepasan ASN,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Arin menegaskan bahwa proses persidangan melangkah sesuai prosedur nan berlaku. Ia memastikan tidak ada penundaan dalam penanganan perkara tersebut.
“Kalau pengadilan itu sesuai dengan pelimpahan dari Oditur. Kami menerima berkas bulan Maret ini langsung kami sidangkan. Jadi tidak ada kita menunda-nunda berkas,” jelasnya.
Menurutnya, berasas ketentuan Mahkamah Agung, berkas perkara memang kudu segera diproses setelah dinyatakan lengkap, dengan pemisah waktu maksimal lima bulan.
Saat ini, sidang kasus tersebut telah memasuki agenda kedua sejak pertama kali digelar pada Maret 2026.
Pada Rabu (15/4), Zaskia tampak datang Pengadilan Militer II-08 Jakarta untuk menemani anaknya, Kala, nan datang sebagai saksi dalam kasus tersebut.
Tak hanya Kala, Zaskia juga membawa adik-adik Kala sebagai corak support agar Kala tetap tenang di ruang sidang dan tidak merasa sendiri.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·