Investasi Kuartal I-2026 Rp498 T, 5 Sektor Jadi Penyumbang Terbesar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mencatat realisasi investasi pada kuartal I-2026 mencapai Rp489,79 triliun. Di mana, terdapat lima sektor nan paling besar menjadi penyumbang.

"(paling besara) itu di Industri logam dasar alias peralatan logam, ya itu seperti smelter nan lain-lain," kata Rosan, usai Rapat Terbatas, dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara, Selasa (21/4/2026).

Kemudian, di posisi kedua ialah sektor jasa dan lainnya mencapai Rp 64,2 triliun. Disambung sektor pertambangan Rp 51,9 triliun, kemudian sektor perumahan dan area industri RP 47,9 triliun, dan terakhir sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi Rp 45,4 triliun.

Dalam kesempatan itu, Rosan juga melaporkan kepada presiden bahwa realisasi investasi kuartal I - 2026 mencapai Rp 498,79 triliun alias naik 7,22% secara year on year.

Dari capaian itu, kontribusi penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai 49,98%, alias tembus Rp 247,53 triliun. Terbesar investasi berasal dari Jakarta dengan kontribusi 15,76%, diikuti Jawa Barat, Banten, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Lebih lanjut capaian dari penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp 249,94 triliun alias setara 50,02% dari total investasi. Terbesar berasal dari Singapura nan mencapai US$ 4,6 miliar alias setara Rp 78,79 triliun (dengan kurs Rp 17.128/US$)

"Lima besarnya itu (investasi asing) itu adalah Singapura kurang lebih US$ 4,6 miliar, Hong Kong US$ 2,7 miliar, Tiongkok US$ 2,2 miliar, Amerika Serikat US$ 1,7 miliar, Jepang US$ 1 miliar. Dalam perihal ini investasi merupakan hilirisasi 29% dari total investasi nan masuk ke Indonesia," kata Rosan.

Rosan juga menjabarkan info penyerapan tenaga kerja Indonesia di kuartal I - 2026 juga mencapai 706.569 orang alias naik 18,93% jika dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News