Himpunan Kawasan Industri (HKI) memperluas jaringan internasional guna menarik investasi ke area industri nasional. Langkah ini dilakukan melalui pembukaan instansi perwakilan di beragam negara strategis sebagai upaya memperkuat akses langsung kepada penanammodal global.
Ekspansi dunia HKI diawali dengan pembukaan instansi perwakilan di Shenzhen, China. Kehadiran di salah satu pusat ekonomi bumi tersebut menjadi pintu masuk untuk menjaring investasi, sekaligus mempercepat konektivitas antara area industri di Indonesia dengan pelaku upaya internasional.
"Ke depan, HKI juga berencana memperluas jaringan ke sejumlah negara lain seperti Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia," ujar Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf Maulana dalam keterangannya, Rabu (15/4).
Pembukaan instansi perwakilan HKI di Shenzhen turut dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou Ben Perkasa Drajat berbareng jejeran perwakilan Kementerian Luar Negeri serta mitra internasional dan perwakilan area industri personil HKI. Dalam kesempatan tersebut, Ben menyampaikan dukungannya terhadap langkah strategis HKI nan dinilai bisa mempererat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan China.
HKI menyatakan ekspansi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman dengan Kementerian Luar Negeri untuk memperluas jangkauan internasional, khususnya di pasar China. Melalui kerja sama dengan beragam mitra global, HKI berupaya membuka akses investasi nan lebih luas sekaligus memperkuat kerjasama lintas negara secara konkret. Sejumlah capaian investasi pun disebut telah mulai terealisasi sebagai hasil dari inisiatif tersebut.
Ma'ruf mengatakan, langkah ekspansi dunia ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan daya saing area industri Indonesia di tingkat internasional. Menurutnya, kehadiran instansi perwakilan di beragam pusat ekonomi bumi menjadi upaya konkret dalam membangun konektivitas langsung dengan penanammodal potensial.
Ia menambahkan, HKI tidak hanya berkedudukan sebagai fasilitator, tetapi juga mau menjadi katalis dalam mendorong masuknya investasi berbobot ke area industri nasional. "Dengan jaringan nan semakin luas, HKI optimistis dapat mempercepat arus investasi sekaligus memberikan faedah nyata bagi seluruh anggota," jelasnya.
Di tengah dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik di area Timur Tengah, HKI memandang kondisi tersebut sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk tampil sebagai destinasi investasi alternatif. Stabilitas ekonomi, potensi pasar, serta daya tarik industri nasional dinilai menjadi aspek utama nan dapat menarik minat penanammodal global.
"HKI bakal terus memperkuat kerjasama dengan mitra internasional dan memperluas jejaring dunia guna memastikan arus investasi nan masuk dapat mendukung pertumbuhan area industri dan ekonomi nasional secara berkelanjutan," tambahnya.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·