Beredar video rangkaian kendaraan nan dikawal mobil patwal polisi berakhir di tikungan Jalur Sitinjau Lauik, Sumatera Barat (Sumbar), menjadi perbincangan di media sosial. Rombongan kendaraan tersebut berakhir lampau berfoto-foto di tengah jalan.
Tindakan rombongan ini membikin pengendara lain, seperti truk-truk besar, terpaksa berakhir untuk mengantre melintasi tikungan nan terkenal dengan julukan “tikungan viral” tersebut.
Awalnya, video tindakan rombongan berpotret di tengah jalan ini sempat beredar di Instagram, namun kemudian hilang. Meski begitu, video tersebut kembali viral di Threads.
Dalam video itu tampak Politisi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan, mantan personil DPR. Hal ini juga dibenarkan oleh Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumbar, AKBP Andis Anshori.
Namun, Andis menegaskan bahwa personel patwal tersebut bukan berasal dari PJR Ditlantas Polda Sumbar. Mobil patwal itu merupakan personel dari Satlantas Polres Solok Kota.
“Yang mengawal dari Polres Solok Kota. Kejadiannya sudah seminggu nan lalu, itu dikawal bukan oleh PJR, ya, lantaran orang tahunya PJR,” kata Andis, Minggu (12/4).
Dari info nan didapat, kata Andis, rombongan Arteria Dahlan dikawal dalam agenda kunjungan kerja. Namun, dia tidak menjelaskan kunjungan kerja tersebut mengenai apa dan ke mana.
Ia menerangkan bahwa selain berpotret di tikungan tersebut, rombongan juga bermaksud membagikan tali asih sekaligus mengambil dokumentasi. Meskipun demikian, tindakan tersebut sangat berbahaya.
“Iya, bahaya. Seharusnya nan dikawal paham, lantaran menurut info dari personil Polres, sudah diingatkan,” ucapnya.
Pascakejadian ini, lanjut Andis, perihal tersebut menjadi atensi agar tidak terulang dan tidak ditiru oleh pengendara lain.
“Iya, itu jadi atensi ketua mengenai tindakan tersebut,” imbuhnya.
Andis telah memberikan pengarahan kepada seluruh personelnya mengenai penyelenggaraan pengawalan. Salah satu poin arahannya adalah bahwa pengawalan bukan berfaedah memberi kewenangan untuk membahayakan orang lain.
Redaksi telah mencoba mengonfirmasi kejadian ini kepada Arteria Dahlan, namun, tidak direspons. Pesan singkat melalui WA hanya dibaca.
Propam Turun Tangan
Dua personel Satuan Lalu Lintas Polres Solok Kota diperiksa Propam buntut kejadian rombongan Arteria Dahlan nan berfoto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. Kedua polantas tersebut adalah Briptu SAN dan Bripda SA.
Briptu SAN dan Bripda SA bekerja dalam patroli dan pengawalan (patwal) rombongan Arteria Dahlan. Pemeriksaan terhadap keduanya dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Solok Kota, Iptu Akbar Tanjung.
“Tindak lanjut atas perihal tersebut, kami sudah melaksanakan pemeriksaan terhadap personel. Saat ini tetap dimintai keterangan oleh Propam,” ujar Akbar, Senin (13/4).
Akbar mengaku tetap menunggu hasil pemeriksaan terhadap kedua anggotanya. Ia juga belum mengetahui apakah personil tersebut bakal dikenai patsus (penempatan khusus).
“Kami menunggu hasil pemeriksaan. Namun, nan jelas, jika terbukti melakukan pelanggaran, bakal diberikan punishment atas pelanggaran tersebut,” ucapnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·