Heboh Pohon Beringin di Situbondo Tumbang, Kembali Tegak Usai Dahan Dipotong

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Pohon beringin tumbang di Situbondo kembali tegak usai rantingnya dipotong warga. Foto: Dok. Istimewa

Masyarakat Dusun Semmekan Utara, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, dihebohkan oleh pohon beringin nan kembali tegak usai tumbang. Pohon itu tumbang pada Rabu (8/4) malam, kemudian kembali tegak usai cabang dan rantingnya dipotong penduduk pada Kamis (9/4) pagi.

Pohon beringin nan berada di area pemakaman tersebut tumbang lantaran cuaca ekstrem. Badan pohon menutupi akses jalan dan merusak estetika taman sehingga penduduk langsung membersihkannya.

"Pohon itu awalnya roboh diterjang angin. Warga lampau memotong ranting-rantingnya agar tidak mengganggu jalan. Namun, setelah beban rantingnya berkurang, pohon itu justru kembali berdiri tegak," ujar Aji, Senin (13/4).

Peristiwa ini membikin penduduk berdatangan. Apalagi lokasinya berada di area pemakaman nan dianggap keramat.

Pohon beringin tumbang di Situbondo kembali tegak usai rantingnya dipotong warga. Foto: Dok. Istimewa

"Setahu kami, pohon nan sudah roboh total susah untuk berdiri lagi. Inilah nan membikin penduduk penasaran dan beramai-ramai datang ke lokasi," bebernya.

Aji menilai peristiwa ini merupakan kejadian ilmiah. Menurutnya itu terjadi lantaran akar pohon nan berada di tanah tetap kuat sehingga badan pohon dapat berdiri kembali.

"Kalau dipikir secara logika, mungkin lantaran beban rantingnya berkurang sehingga pohon terangkat kembali. Tapi lantaran ini di makam, dugaan pohon keramat tetap kuat di masyarakat," jelas Aji.

Usai kejadian tersebut, penduduk Desa Klatakan memutuskan untuk menghentikan proses penebangan. Mereka menggelar angan berbareng di sekitar lokasi.

"Warga sepakat tidak bakal mengusik pohon itu lagi. Sekarang letak ini ramai jadi perbincangan, apalagi videonya banyak dibagikan di media sosial," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan