Perempuan pertama nan menjabat sebagai Ketua DPR RI itu kemudian menyinggung mengenai perjuangan RA Kartini terdahulu. Berkat perjuangan RA Kartini, Puan menilai saat ini sudah banyak wanita nan membawa perubahan.
“Kartini tidak menunggu sistemnya sempurna untuk mulai menulis. Ia menulis, dan sistemnya berubah. Perempuan-perempuan Indonesia hari ini tidak sedang menunggu. Mereka sudah memimpin, sudah merawat, sudah mengubah,” ungkapnya.
Puan menyatakan wanita kudu memastikan bahwa dalam pembangunan Indonesia, tidak ada nan ditinggal.
“Bahwa ketika kita maju maka kita maju bersama-sama. Bahwa ketika kita terbang maka kita terbang bersama-sama,” sebut Puan.
“Karena bangsa nan mau terbang tinggi memerlukan kedua sayapnya ialah wanita dan laki-laki untuk dapat bekerja penuh,” lanjut cucu Bung Karno itu.
Puan memandang, selama satu sayap belum diberi ruang untuk mengembang sepenuhnya, maka tidak bakal pernah diketahui seberapa tinggi Indonesia sesungguhnya bisa terbang.
Untuk itu, Puan mengingatkan agar wanita bisa menegaskan bahwa wanita bisa merawat dengan penuh daya. Dengan begitu kehidupan dapat bergerak maju.
“Ketika wanita memimpin dengan penuh pengetahuan dan kepekaan, maka perubahan menjadi tidak ter-elakkan dan Indonesia bakal terbang setinggi-tingginya,” ujar Puan.
“Selamat memperingati Hari Kartini tahun 2026 untuk seluruh wanita dahsyat Indonesia. Mari terbang tinggi untuk membawa Indonesia semakin lebih maju,” tutupnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·