Harga BBM Dunia Kian Mahal, PLN Akan Pensiunkan 2.396 Unit PLTD

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan paparan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

PT PLN (Persero) menyiapkan langkah besar untuk menekan ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) di tengah tren kenaikan nilai daya dunia lantaran perang di Iran. Salah satu upayanya adalah dengan mengganti ribuan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) nan selama ini menjadi tulang punggung listrik di wilayah terpencil.

Dalam paparan kepada DPR, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan PLTD nan bakal digantikan ada di 741 letak di seluruh Indonesia. Total kapabilitas pembangkit nan bakal digantikan mencapai 1.076,04 megawatt (MW) alias setara dengan 2.396 unit PLTD.

"Tentu saja kami pertimbangkan apakah ada microhydro di letak tersebut. Kalau tidak ada, kami bakal rancang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTD) dilengkapi dengan battery storage," jelasnya.

PLTS nan dibangun mempunyai kapabilitas total 3,21 gigawatt peak (GWp) nan dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 9,03 gigawatt hour (GWh).

Program ini menjadi bagian dari strategi PLN untuk mengurangi penggunaan BBM nan selama ini dinilai mahal dan berjuntai pada impor. Selain itu, langkah tersebut juga ditujukan untuk mendorong pemanfaatan daya lokal nan lebih ramah lingkungan.

PLN menilai kombinasi PLTS dan BESS bisa menjaga keandalan pasokan listrik, terutama di daerah-daerah nan sebelumnya berjuntai pada PLTD. Dengan sistem penyimpanan energi, pasokan listrik tetap dapat terjaga meski sumber daya surya berkarakter intermiten.

"Kami bakal kerjakan dengan sigap melalui partnership secara transparan bahwa penggunaan daya nan tetap berbasis impor dan mahal ialah BBM kudu segera kami kurangi dalam jangka waktu pendek, menengah, dan panjang. Bukan hanya energy security ditingkatkan tapi cost juga bisa lebih rendah," jelasnya.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan