Cerita Ortu Tunggu Anak UTBK di UNJ: Berangkat Subuh, Deg-degan Menanti Hasil

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Peserta menjalani Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Negeri Jakarta, Rabu (22/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 sudah berjalan sejak Selasa (21/4/2026). Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi salah satu pusat penyelenggaraan UTBK di Jakarta.

Berdasarkan pantauan kumparan pada hari kedua pelaksanaan, Rabu (22/4/2026), di beberapa gedung pusat penyelenggaraan UTBK di UNJ, para orang tua tampak semangat mengantar sekaligus menunggu anak mereka mengikuti ujian.

Sejumlah orang tua apalagi sudah tiba sejak pagi buta. Ari (45) dan Dwi (40), orang tua peserta sesi pertama nan dimulai pukul 06.45 WIB, mengaku sudah sampai di letak sejak subuh.

“Kita tadi jam 5 lewat 15 sampai di sini,” kata Ari saat ditemui kumparan.

“Dari subuh,” Dwi menambahkan.

Dwi (40) dan Ari (45) orang tua dari salah satu peserta UTBK di Universitas Negeri Jakarta, saat ditemui pada Rabu (22/4/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Keduanya berangkat dari Cawang untuk memastikan anak pertama mereka bisa mengikuti ujian dengan tenang. Sebagai orang tua, mereka sengaja meluangkan waktu untuk mengantar langsung.

“Kebetulan kita wiraswasta. Jadi nyempetin waktu lah. Kasihan juga jika pakai pikulan umum, makanya kita antar,” ujar Ari.

Selama menunggu, mereka menyempatkan berkeliling di sekitar kampus untuk mengisi waktu. Meski terlihat santai, emosi resah tetap dirasakan.

Peserta menjalani Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Negeri Jakarta, Rabu (22/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Sekarang sih emosi bercampur aduk. Deg-degan juga ya, tapi yaudah kita sebagai orang tua kasih terbaik aja,” ungkap Dwi.

Dalam perihal persiapan, Dwi menyebut anaknya sudah mengikuti beragam pengarahan belajar dan try out. Sementara peran orang tua lebih kepada dukungan.

“Anak saya sih udah ikut les, terus try out daring juga. Kita sebagai orang tua hanya menyediakan sarana,” ujarnya.

“Ngasih semangat aja,” Ari menambahkan.

Terkait pemilihan bidang dan kampus, keduanya memilih mengikuti kemauan anak.

Peserta berbanjar memasuki ruang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Negeri Jakarta, Rabu (22/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Saya tetap sebagai orang tua ngikutin aja. Anaknya maunya gimana. Kalau kita maksain kan gak baik juga buat ke depannya,” kata Dwi.

Sementara itu, Hartini (53), orang tua peserta sesi kedua nan dimulai pukul 12.30 WIB, mengaku tetap diliputi rasa resah meski mencoba tenang.

“Ya namanya anak mau berjuang ya, tapi ya bismillah aja lah mudah-mudahan. Namanya rezeki anak kita nggak tahu,” ujarnya.

Hartini mengatakan dirinya tidak perlu mengambil libur lantaran letak ujian dekat dengan tempat kerjanya. Ia hanya menempuh waktu sekitar 10 menit dari instansi ke lokasi.

Dalam persiapan, dia mengaku sudah menyiapkan beragam kebutuhan sejak jauh hari, apalagi sempat melakukan survei lokasi. Namun, hambatan tetap terjadi di hari pelaksanaan.

“Ternyata hari ini KTP-nya ketinggalan lantaran tasnya ketinggalan. Tapi ya kita coba pakai nan di HP aja, mudah-mudahan nggak ada masalah,” katanya.

Belajar dari pengalaman anak sebelumnya, Hartini sekarang memilih tidak memaksakan pilihan kepada anak.

Peserta menjalani Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Negeri Jakarta, Rabu (22/4/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Kita serahkan ke anak. Pengalaman kakaknya dulu kita arahkan, tapi malah gak selesai. Jadi nan kedua ini saya serahkan, maunya apa monggo silakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, anaknya memilih kampus di Jakarta agar tetap bisa pulang pergi dari rumah.

“Pilihan tetap di Jakarta. Dia gak mau ke luar kota. Jadi istilahnya tetap ke anakku. Jadi saya tetap mau pulang pergi lah istilahnya,” pungkasnya.

Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 bakal terus melangkah hingga 30 April 2026 di pusat UTBK di 74 perguruan tinggi negeri (PTN) seluruh Indonesia. Untuk pelaksanaannya, ujian berjalan dengan dua sesi, ialah sesi pertama pukul 06.45-10.30 WIB dan sesi kedua pukul 12.30-16.45 WIB.

Hingga menjelang sesi berakhir, orang tua tampak setia menunggu di sekitar lokasi, hingga tiba waktunya anak-anak mereka selesai berjuang mengerjakan test selama berjam-jam lamanya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan