Penjualan kendaraan baru roda empat alias lebih berasas merek per Maret kembali menunjukkan figur nan menarik. Catatan retail (distribusi dari diler ke konsumen) BYD nan bisa menyalip Honda.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), raksasa teknologi asal China itu mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 15,49 persen dari 3.596 unit pada Februari menjadi 4.153 unit. Sekaligus mengulang capaian serupa wholesales bulan sebelumnya.
Sementara penjualan Honda kudu terkoreksi 12,97 persen dengan perolehan 4.080 unit, turun tipis dibanding Februari nan catatkan 4.688 unit. Namun penguasa pasar tetap dipegang oleh Toyota dan Daihatsu.
Toyota kukuh di posisi puncak dengan capaian 19.538 unit, meski hasil itu lebih rendah 14,36 persen dibanding Februari nan mencapai 22.812 unit. Lalu Daihatsu mengikuti di posisi kedua dengan 11.115 unit alias ikut menyusut 9,90 persen.
Mitsubishi Motors mencatat 5.311 unit dan mengalami koreksi 24,31 persen. Suzuki kembali mengalami kontraksi dalam sebesar 50,31 persen menjadi 4.490 unit. Honda ikut terkoreksi 12,97 persen dengan penjualan 4.080 unit.
Jenama China lainnya, seperti Jaecoo mendulang nomor 2.868 unit alias turun 5,29 persen dibanding bulan sebelumnya. Sebaliknya, Mitsubishi Fuso tumbuh 8,79 persen menjadi 2.848 unit dan Isuzu naik tipis 1,67 persen menjadi 2.065 unit.
Daftar 10 merek mobil terlaris Maret 2026 (retail)
Toyota: 19.538 unit
Daihatsu: 11.115 unit
Mitsubishi Motors: 5.311 unit
Suzuki: 4.490 unit
BYD: 4.153 unit
Honda: 4.080 unit
Jaecoo: 2.868 unit
Mitsubishi Fuso: 2.848 unit
Isuzu: 2.065 unit
Hino: 1.956 unit.
Daftar 10 merek mobil terlaris Februari 2026 (retail)
Toyota: 22.812 unit
Daihatsu: 12.336 unit
Suzuki: 9.035 unit
Mitsubishi Motors: 7.017 unit
Honda: 4.688 unit
BYD: 3.596 unit
Jaecoo: 3.028 unit
Mitsubishi Fuso: 2.618 unit.
Isuzu: 2.031 unit
Hyundai: 1.734 unit.
Tak berbeda jauh dengan performa wholesales (pengiriman dari pabrik ke diler), Toyota tetap menjadi jawaranya dengan capaian 17.984 unit namalain lebih sedikit 20,15 persen dibanding Februari 2026 nan mencapai 22.522 unit.
Daihatsu menempati posisi ke-2 dengan total 8.916 unit pada Maret 2026. Jika dibanding Februari nan mencapai 13.452 unit, performanya terkoreksi cukup dalam sebesar 33,73 persen. Koreksi ini menjadi salah satu nan paling besar di jejeran merek volume besar.
Mitsubishi Motors mencatat wholesales 5.190 unit alias turun 25,94 persen dari Februari nan membukukan 7.008 unit. Suzuki apalagi mengalami kontraksi paling tajam dengan penjualan 4.552 unit, merosot 52,88 persen dibanding bulan ke-2.
Honda juga tidak luput dari tekanan dengan penurunan 23,32 persen menjadi 4.129 unit, situasi ini menunjukkan pelemahan merata di segmen kendaraan penumpang. Apalagi, merek Jepang tersebut sedang dibayang-bayangi ketat oleh BYD dan Jaecoo.
BYD mencatat wholesales 2.941 unit alias turun 36,80 persen dibanding Februari. Berbeda dengan tren umum, Jaecoo justru tumbuh tipis 1 persen menjadi 3.035 unit. Mitsubishi Fuso juga tampil positif dengan kenaikan 6,99 persen menjadi 2.681 unit.
Secara keseluruhan, Maret 2026 menjadi bulan koreksi bagi industri otomotif nasional setelah pengedaran tinggi pada Februari. Penurunan dialami kebanyakan merek baik wholesales maupun retail, menandakan pasar mulai kembali ke ritme normal.
Daftar 10 merek mobil terlaris Maret 2026 (wholesales)
Toyota: 17.984 unit
Daihatsu: 8.916 unit
Mitsubishi Motors: 5.190 unit
Suzuki: 4.552 unit
Honda: 4.129 unit
Jaecoo: 3.035 unit
BYD: 2.941 unit
Mitsubishi Fuso: 2.681 unit
Isuzu: 1.657 unit
Hyundai: 1.608 unit.
Daftar 10 merek mobil terlaris Februari 2026 (wholesales)
Toyota: 22.522 unit
Daihatsu: 13.452 unit
Suzuki: 9.659 unit
Mitsubishi Motors: 7.008 unit
Honda: 5.385 unit
BYD: 4.653 unit
Jaecoo: 3.005 unit
Mitsubishi Fuso: 2.506 unit.
Isuzu: 1.948 unit
Hyundai: 1.741 unit.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·