Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan, pencantuman label Nutri Level ke bahan konsumsi bakal dilakukan lebih dulu pada produk minuman. Setelahnya, pelabelan baru bakal diperluas ke produk-produk lainnya.
"Karena menurut info dari uji publik dan juga kita lihat, kebanyakan kelebihan gula, kelebihan lemak itu ada minuman berpemanis," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar dikutip dari Antara, Selasa (14/4).
Dia menjelaskan, proses pelabelan Nutri Level bakal dilakukan secara bertahap, mengingat banyaknya pelaku upaya makanan di Indonesia nan berjumlah 1,7 juta industri.
Pada periode transisi alias edukasi tentang kebijakan itu ke pelaku usaha, katanya, selain memberikan label gizi, pihaknya juga memberikan tanda pangan sehat sebagai reward bagi pelaku upaya nan mematuhi ketentuan.
Sejumlah reward lainnya nan diberikan andaikan memenuhi ketentuan, misalnya perizinan nan diberikan lebih cepat. Menurut dia, dengan stempel pangan sehat, orang bakal lebih memilih produk tersebut.
Berdasarkan UU Kesehatan
Taruna menyebut, Nutri Level ini berdasarkan UU Kesehatan. Memberikan label gizi pada produk menjadi upaya melindungi masyarakat Indonesia dari penyakit-penyakit dengan beban kesehatan tertinggi, seperti stroke, sakit jantung, penyakit ginjal, dan sebagainya melalui edukasi publik.
"Dan itu penyebabnya bisa dicegah, jika makan gula, makan garam, dan lemak, sesuai dengan takaran. Jadi lebih bagus mencegah daripada mengobati," katanya.
Dia menjelaskan, 73 persen kematian di Indonesia disebabkan penyakit non-infeksius, sementara rata-rata dunia 70 persen.
Masih Imbauan
Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saat ini kebijakan tersebut tetap berkarakter imbauan dan belum wajib. Ada masa transisi sekitar 1-2 tahun.
Kemenkes dan BPOM bakal memantau penyelenggaraan kebijakan tersebut sesuai otoritas masing-masing. Kemenkes melalui dinas kesehatannya bakal memonitor di restoran-restoran besar dan restoran nan banyak cabangnya.
Adapun pada Nutri-level, terdapat empat label, ialah A hijau tua untuk kadar gula, garam, lemak (GGL) nan sesuai takaran, B hijau muda, C kuning, dan D merah untuk kadar GGL nan tinggi.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·