Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen pada April 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gubernur Bank Indonesa Perry Warjiyo menyampaikan paparan saat konvensi pers hasil rapat Dewan Gubernur di Gedung Thamrin Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (19/3/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga referensi alias BI Rate di level 4,75 persen pada April 2026. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur nan berjalan pada 21-22 April 2026.

Selain itu, BI juga mempertahankan suku kembang deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,5 persen.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21 dan 22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75 persen,” kata Gubernur Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers Hasil RDGB April 2026 dengan Cakupan Triwulanan, Selasa (22/4).

Perry menuturkan keputusan ini diambil untuk meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku kembang instrumen operasi moneter, khususnya dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah memburuknya kondisi ekonomi dunia akibat perang di Timur Tengah.

Sejumlah pekerja melangkah di area Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

“Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku kembang instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari akibat memburuknya kondisi perekonomian dunia akibat perang di Timur Tengah,” ungkap Perry.

Perry menegaskan BI siap menempuh langkah penguatan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan, untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam target

“Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter nan diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen,” tutur Perry.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan