Bangganya Ayah Aqshal Ilham, Pebalap Asal Kudus yang Raih Podium 3 di ARRC

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Bambang Siswanto (53) menunjukkan foto putranya, Aqshal Ilham Safatullah saat berkompetensi di Asia Road Racing Championship 2026 di Malaysia. Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Pebalap asal Kabupaten Kudus, Aqshal Ilham Safatullah, sukses meraih podium ketiga saat balapan Asia Road Racing Championship 2026 di Malaysia, Minggu (12/4). Perjuangan pebalap 22 tahun itu tidaklah mudah lantaran kudu start dari posisi 18. Kepiawaiannya mengantarkan dia finis ketiga di Sepang International Circuit.

kumparan berkesempatan mewawancarai ayah dari Aqshal pada Rabu (15/4) di bengkelnya. Yakni berlokasi di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Ayah dari Aqshal Ilham Safatullah, Bambang Siswanto, mengatakan putranya itu berkompetensi di arena Asia Road Racing Championship 2026 Kelas UB 150 di Sepang International Circuit, Malaysia. Putranya mengendarai motor MX King 150 CC, tergabung dengan tim One For All asal Jepang di tahun ini.

"Anak saya start dari posisi 18 di laga ini. Alhamdulillah bisa finish di podium ketiga," kata laki-laki 53 tahun itu, Rabu (15/4).

Ayah Aqshal Ilham Safatullah, Bambang Siswanto (53), menyelesaikan pekerjaannya di bengkelnya, Rabu (15/4). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Pada saat race kemarin, dia menyaksikan putranya secara live streaming. Ia bangga putranya nan start dari posisi 18 bisa meraih tiga besar. Bahkan, dirinya tidak menyangka putranya bisa naik podium.

"Karena start-nya dari ranking 18, jadi saya tidak menyangka bisa finish podium tiga. Saya memandang dia live streaming, menurut saya langkah ambil line (mendahului pebalap lawan, red) sudah bagus. Kontrolnya juga tenang," terangnya.

Bagi Bambang, bumi balap memang tak asing baginya. Sejak Aqshal duduk di bangku SD, dia sudah sering mengantarkan putra kedua dari tiga berkerabat itu. Bahkan tak hanya Aqshal, dia juga sering mengantarkan kakaknya, Alif Jihad Safatullah (25) balapan.

"Aqshal bisa membalap juga diajari kakaknya. Dia tahu balap ya dari kakaknya. Sejak kelas 5 SD itu Aqshal sudah mengenal motor," ujarnya.

Bambang Siswanto menunjukkan foto putranya, Aqshal Ilham Safatullah saat berkompetensi di Asia Road Racing Championship 2026 di Malaysia. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Anak pertama sekaligus kakak dari Aqshal ialah Alif Jihad Safatullah pernah memperkuat AJS Racing Team Kudus. Salah satu prestasinya ialah juara Yamaha Cup Race.

Dunia motor seakan sudah berkawan bagi family ini. Seperti Bambang nan setiap harinya bekerja di bengkel miliknya nan diberi nama AJS Motor Kudus. Bengkel tersebut didirikan sejak tahun 2000.

Ia sering mengantarkan putra keduanya itu balapan di tingkat Kejuaraan Daerah (Kejurda) maupun Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Sejak mini putranya itu giat latinan. Di antaranya berlatih di Balai Jagong Kudus, area Stadion Joyokusumo Pati, dan di area Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah.

Kini, setelah memperkuat tim One For All asal Jepang, menurut Bambang anaknya tetap rendah hati. Terkadang dia menelepon kakaknya dan ayahnya itu untuk meminta saran sebagai evaluasi. Hal itu rutin ditanyakan olehnya selepas race.

"Setelah balapan dia biasa telepon kakaknya dan saya. Tanya apa nan kurang dan perlu dibenahi," ucapnya.

Bambang sempat mewanti-wanti putra keduanya itu agar tidak menjadi pebalap lantaran terlalu berisiko. Salah satunya mengenai cedera. Namun, putranya itu tetap bersikeras menjadi pebalap sebagai jalan hidup.

"Akhirnya ya sudah saya mendukung apa nan diinginkan anak. Sewaktu tetap mini saya antar mereka mengikuti Kejuaraan dengan biaya sendiri," jelasnya.

Ia tak menampik, biaya nan dikeluarkan begitu besar. Mulai dari latihan privat, akomodasi hingga biaya membeli motor. Namun, dia tetap mendukung putranya itu sebagai seorang pebalap. Dirinya tetap bangga dengan putranya.

Selanjutnya, Aqshal bakal berkompetensi di arena nan sama di Thailand. Bambang selalu mendoakan nan terbaik bagi anaknya itu. Di sisi lain, sebagai penduduk Kabupaten Kudus, dia berambisi ada sirkuit representatif di Kota Kretek, sehingga dapat mendukung para atlet balap motor mewujudkan mimpinya.

"Selanjutnya anak saya race lagi di Thailand (Chang International Circuit). Semoga mendapatkan hasil terbaik. Selain itu semoga di Kudus punya sirkuit balap nan standar," imbuhnya.

Reporter: Vega M. Ula

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan