Nelayan di perairan Kepulauan Anambas menemukan sebuah puing pada Sabtu (18/4). Benda tersebut berwarna putih dengan logo bendera China. Di salah satu bagiannya, terdampak bercak hitam diduga jejak terbakar.
Nelayan nan menemukan itu berjulukan Andrija Sakita, penduduk Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur. Ia menjelaskan, puing tersebut ditemukan saat melaut pada sore hari, sekitar pukul 17.00 WIB.
“Saya temukan petang, kurang lebih jam lima lewat. Posisi sudah mau masuk arah Kiabu,” kata Andrija, Kamis (23/4).
Andrija sempat berupaya menarik barang tersebut, namun kesulitan lantaran ukurannya nan besar.
“Saya tidak bisa menarik. Kalau mau diikat, kudu mendekat ke peralatan itu. Saya cemas bisa tenggelam,” katanya.
Warga Pernah Lihat Percikan Api di Langit
Menurut Andrija, sebelum barang itu ditemukan, penduduk di lingkungannya pernah memandang percikan api di langit. Ia menduga percikan api itu ada kaitannya dengan barang tersebut.
“Saya rasa barang ini memang kuat timbul. Dari info nelayan lain, memang ada nan pernah memandang api di langit nan terang, kejadiannya sekitar dua minggu lalu,” tambahnya.
Dari info nan beredar, puing tersebut telah dievakuasi oleh TNI Angkatan Laut menggunakan KRI Tengku Umar 385 pada Selasa (21/4).
Namun hingga saat ini, pihak TNI AL belum memberikan keterangan resmi mengenai temuan tersebut. Konfirmasi telah dilakukan ke Lanal Tarempa, tetapi belum ada tanggapan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·