Yair Golan Gugat Istri Netanyahu atas Teori Konspirasi Serangan 7 Oktober

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Yair Golan Gugat Istri Netanyahu atas Teori Konspirasi Serangan 7 Oktober Sara Netanyahu dan Benjamin Netanyahu.(Al Jazeera)

TOKOH oposisi Israel, Yair Golan, resmi mengusulkan gugatan pencemaran nama baik terhadap Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Gugatan ini dipicu oleh pernyataan Sara nan menuduh Golan mempunyai pengetahuan sebelumnya mengenai serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Gugatan atas tuduhan dan penghasutan untuk melakukan kekerasan ini diajukan pada Kamis (10/9/2026), di tengah suasana kampanye pemilihan umum Israel nan kian memanas. Negara tersebut saat ini tetap berada dalam kondisi terpecah dan trauma akibat pembantaian terburuk dalam sejarah berdirinya.

Tuduhan Teori Konspirasi

Dalam wawancara dengan saluran sayap kanan Israel, Channel 14, pada akhir Agustus lalu, Sara Netanyahu menyerang Yair Golan, mantan wakil kepala staf militer nan sekarang memimpin partai kiri-tengah, Democrats.

Sara mengeklaim bahwa Golan mengetahui rencana Hamas untuk menyerang wilayah selatan Israel. Ia menyebut Golan, "Sudah berpakaian dan siap," pada fajar hari serangan tersebut. Pihak lain, termasuk perdana menteri, diklaim tidak mengetahui apa pun.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari publik. Banyak penduduk Israel justru memuji tindakan Golan pada 7 Oktober saat dia secara spontan turun ke lapangan dengan senjata pribadinya untuk membantu memukul mundur serangan Hamas dan menyelamatkan warga.

Tuntutan Ganti Rugi Rp12,8 Miliar

Dalam arsip gugatannya, Golan menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah upaya jahat untuk mengalihkan tanggung jawab atas musibah besar nan menimpa Israel.

"Teori persekongkolan ini tidak muncul dengan sendirinya, melainkan dari pikiran jahat mereka nan berupaya melepaskan diri dari tanggung jawab atas musibah mengerikan ini," demikian bunyi petikan gugatan tersebut.

Golan menuntut tukar rugi sebesar 2,5 juta shekel alias sekitar Rp12,8 miliar. Selain kompensasi finansial, dia juga mendesak Sara Netanyahu untuk mencabut pernyataannya secara resmi.

Konteks Politik dan Dampak Perang

Isu mengenai pihak nan bertanggung jawab dan nan mengetahui rencana serangan 7 Oktober menjadi inti dari kampanye pemilihan di Israel. Benjamin Netanyahu sendiri menghadapi tuduhan serupa mengenai pengetahuan awal tentang serangan tersebut.

Laporan pekan ini menyebut bahwa Netanyahu menerima peringatan dari Emirat Arab mengenai rencana serangan besar-besaran Hamas. Namun laporan tersebut dibantah keras oleh instansi perdana menteri.

Serangan 7 Oktober 2023 mengakibatkan kematian 1.221 orang berasas info resmi Israel. Selain itu, sekitar 251 orang disandera dan dibawa ke Gaza, dengan 44 di antaranya dilaporkan telah tewas.

Sebagai balasan, serangan masif Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza. Menurut kementerian kesehatan di Gaza, serangan tersebut telah menewaskan 73.670 orang, nomor nan oleh PBB dianggap sebagai info nan dapat diandalkan. (AFP/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia