ilustrasi flypast.(Antara)
OTORITAS Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) bakal menutup sementara wilayah udara di Kuala Lumpur lantaran aktivitas atraksi pesawat udara atau flypast dalam rangkaian seremoni Hari Kemerdekaan Malaysia.
Dalam keterangan di Kuala Lumpur, Rabu (12/8), CAAM menyampaikan penutupan ruang udara itu bakal dilakukan pada 26-28 Agustus 2026 pada pukul 11.00-12.00 waktu Malaysia untuk aktivitas latihan atraksi pesawat udara. Kemudian, pada 29 Agustus 2026, penutupan bakal dilakukan pada pukul 08.45-09.45 waktu Malaysia untuk gladi bersih.
Terakhir, penutupan bakal dilakukan pada 31 Agustus 2026, pukul 08.45-09.45, saat seremoni hari kemerdekaan Malaysia, di mana flypast HUT ke-69 Kemerdekaan Malaysia dilaksanakan.
Selama periode penutupan tersebut, CAAM menginformasikan bahwa aktivitas lepas landas dan pendaratan pesawat teragendakan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) bakal ditangguhkan sementara, guna memastikan gladi bersih dan flypast berjalan kondusif dan teratur. Masyarakat nan berada di Malaysia dapat memandang peningkatan aktivitas pesawat sehubungan dengan aktivitas tersebut.
CAAM pun mengimbau seluruh penumpang penerbangan nan berjalan melalui KLIA selama periode itu untuk memeriksa status dan agenda penerbangan terbaru mereka secara langsung dengan maskapai masing-masing.
Beberapa penerbangan kemungkinan mengalami perubahan agenda alias akibat lain akibat penangguhan sementara pergerakan pesawat.
CAAM juga mengingatkan masyarakat bahwa seluruh operasi drone atau sistem pesawat nirawak dilarang keras beraksi di area terdampak selama gladi bersih dan flypast berlangsung.
Operasi drone tanpa izin dinilai dapat menimbulkan akibat keselamatan serius, khususnya bagi pesawat nan beraksi di ketinggian rendah, dan dapat dikenakan tindakan penegakan norma berasas Peraturan Penerbangan Sipil 2016. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·