Deputi Myrna A Safitri dan Danis A. Sumadilaga memandang ke dalam helikopter Caracal Water Bombing di Lanud Dhomber Balikpapan.(Dok. OIKN)
DEPUTI Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Myrna A. Safitri, mengungkapkan, terdapat lima titik area prioritas penyelenggaraan water bombing di wilayah IKN, berasas kondisi dan kebutuhan penanganan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di lapangan.
Demikian dikatakannya, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan karhutla di area IKN dan sekitanya, Jumat (4/9) di Lanud Dhomber, Balikpapan. Selain unsur Otorita IKN aktivitas dihadiri pula Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI Angkatan Udara (AU), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan stakeholder mengenai di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Lima titik menjadi letak prioritas dalam aktivitas water bombing penanganan Karhutla di area IKN dan sekitarnya,” sebutnya.
Adapun lima titik prioritas itu, lanjutnya, pertama adalah area nan dikenal sebagai Bukit Tengkorak, di dalamnya masuk area Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto dan sekitarnya. Lalu Area kedua adalah area sepanjang Bukit Merdeka sampai dengan area ketiga area di Teluk Dalam di poros Samarinda–Balikpapan, nan di belakangnya adalah Jalan Tol Balsam.
“Lalu area keempat dan kelima adalah area Wonotirto arah Tanjung Harapan, area nan mempunyai lahan gambut tipis,” ujar Myrna.
Sementara itu, Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis A. Sumadilaga, menjelaskan, penyelenggaraan Rakor menjadi bagian dari langkah terkoordinasi untuk memperkuat penanganan karhutla di IKN.
Rakor juga digelar sebagai tindak lanjut surat Kepala Otorita IKN kepada BNPB mengenai support penanganan karhutla di area IKN. Sebagai bagian dari upaya tersebut, BNPB dan TNI AU telah menyiapkan helikopter Caracal di Lanud Dhomber, Balikpapan, untuk mendukung operasi pemadaman melalui water bombing melalui jalur udara.
“Insyaallah mulai Sabtu hari ini, kita bakal melakukan water bombing ke area-area nan menjadi prioritas,” tegasnya.
Menurut Danis, penanganan dilakukan tidak hanya untuk memadamkan titik api, tetapi juga melakukan pembasahan pada area nan berpotensi terbakar sehingga akibat penyebaran api dapat ditekan.
“Makanya kita lakukan upaya pemadaman dan juga pembasahan agar tidak berkembang lebih lanjut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berbareng untuk memastikan karhutla di IKN dapat ditangani secara sigap dan tidak berkembang lebih luas,” pungkas Danis. (Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·