
Waspada Microsleep saat Arus Balik Lebaran, Ini Penyebabnya (Foto: Freepik)
JAKARTA - Arus kembali Lebaran sering membikin pengemudi kudu menempuh perjalanan panjang dalam kondisi capek dan kurang tidur. Situasi ini meningkatkan akibat microsleep, ialah kondisi tertidur sesaat nan kerap terjadi tanpa disadari.
Meski hanya berjalan beberapa detik, microsleep bisa berujung pada kecelakaan fatal, terutama saat berkendara di jalan tol nan padat dan monoton.
Melansir National Sleep Foundation, microsleep adalah kondisi ketika seseorang tertidur selama beberapa detik (sekitar 1–10 detik) tanpa disadari. Dalam fase ini, otak berakhir merespons rangsangan dari luar meskipun mata terkadang tetap terbuka.
Saat mengemudi, kondisi ini sangat rawan lantaran dalam hitungan detik kendaraan dapat melaju tanpa kendali hingga ratusan meter.
Yang membikin microsleep semakin rawan adalah sifatnya nan tidak terasa. Pengemudi sering tidak menyadari bahwa dirinya sempat tertidur, padahal dalam waktu singkat saja kendaraan bisa melaju tanpa kendali sejauh puluhan hingga ratusan meter.
Dalam konteks arus kembali Lebaran, kondisi ini menjadi semakin berisiko lantaran tingginya volume kendaraan, ditambah perjalanan panjang dan kemacetan nan memicu kelelahan ekstrem.
Mengapa Microsleep Sering Terjadi saat Arus Balik?
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·