
Kebakaran Hutan dan Lahan/ist
JAYAPURA - Kebakaran hutan dan lahan serta akibat El Nino berpotensi meluas di sejumlah wilayah Papua. Oleh lantaran itu, seluruh kepala wilayah diminta untuk memperkuat koordinasi dan kerjasama berbareng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar potensi musibah dapat ditekan sejak dini.
Gubernur Fakhiri menegaskan Papua mempunyai potensi kebakaran rimba nan cukup besar, terutama menghadapi kondisi cuaca panas dan kering hingga November. Langkah antisipasi kudu dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat.
“Saya minta kepala wilayah agar koordinasi dan kerjasama jangan terputus. Papua punya potensi kebakaran nan luar biasa. Koordinasi awal kudu tetap dilakukan secara intens, semua kepala wilayah berkoordinasi dengan Forkopimda,” ujar Fakhiri dikutip, Senin (31/8/2026).
Papua saat ini kata dia juga didorong untuk pembukaan lahan untuk aktivitas pertanian. Kondisi tersebut kudu diikuti dengan langkah pembukaan lahan nan kondusif agar aktivitas pertanian tidak justru menjadi pemicu kebakaran.

“Kita sementara membuka lahan untuk aktivitas pertanian. Jangan sampai aktivitas itu menjadi penyebab kebakaran nan terjadi di Papua,” ujarnya.
Dia meminta masyarakat, pemerintah wilayah hingga pelaku upaya tidak lagi menggunakan langkah membakar dalam membuka lahan. Menurutnya, tetap banyak metode lain nan dapat digunakan tanpa menimbulkan akibat kebakaran.
“Dalam pembukaan lahan jangan dengan langkah membakar. Kalau bisa dikubur, jangan sampai terjadi kebakaran hutan di Provinsi Papua,” katanya.
Selain memperkuat koordinasi antar pemerintah daerah, Fakhiri juga meminta support TNI dan Polri dalam menghadapi ancaman kebakaran dan kekeringan.
Fakhiri menyebut kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian krusial dalam penanganan andaikan kebakaran maupun kekeringan terjadi di lapangan. Termasuk pemanfaatan akomodasi pendukung untuk membantu masyarakat nan mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kekeringan.
“Kita memerlukan teman-teman TNI-Polri lantaran ada water cannon. Di samping kesiapan TNI-Polri sebagai garda terdepan, andaikan terjadi kekeringan dan masyarakat memerlukan air, bisa juga digunakan untuk membantu pemerintah,” jelasnya.
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·