Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 22 Februari 2026 |07:06 WIB

cuaca ekstrem (foto: Okezone)
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal mengenai potensi cuaca ekstrem nan diprediksi bakal melanda sejumlah wilayah Indonesia pada awal Ramadan 2026. Hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan tetap bakal berjalan hingga 26 Februari 2026.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas beragam kejadian atmosfer, mulai dari skala dunia hingga lokal, nan terjadi secara berbarengan sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Dipicu La Niña hingga Monsun Asia
Menurut kajian BMKG, kondisi La Niña lemah saat ini terdeteksi melalui nilai Southern Oscillation Index (SOI) dan Niño3.4. Hal ini berakibat pada peningkatan pembentukan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur.
Selain itu, kejadian Madden Julian Oscillation (MJO) nan berada pada fase Indian Ocean (Samudra Hindia) diprediksi bakal terus berkontribusi terhadap pasokan uap air di nyaris seluruh wilayah Nusantara.
"Kombinasi antara MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator terpantau aktif di wilayah Lampung, Laut Jawa, Sumatera Selatan, hingga Samudra Hindia barat Bengkulu," tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Minggu (22/2/2026).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·